get app
inews
Aa Text
Read Next : Viral Penjaga Kios Buah Dikeroyok 2 Emak-Emak di Gowa, Ditendang hingga Tersungkur

Sumur Mengering, Emak-Emak di Cilegon Antre Berjam-jam untuk Dapatkan Air Bersih

Selasa, 22 Agustus 2023 - 07:40:00 WIB
Sumur Mengering, Emak-Emak di Cilegon Antre Berjam-jam untuk Dapatkan Air Bersih
Sumur Mengering, Emak-Emak di Cilegon Antre Berjam-jam untuk Dapatkan Air Bersih (Foto: iNews/Iskandar Nasution)

CILEGON, iNews.id - Kemarau panjang yang terjadi akhir-akhir ini membuat sejumlah sumur warga di perbukitan Kota Cilegon, Banten kekeringan. Emak-emak di lingkungan sekitar pun antre berjam-jam mendapatkan air bersih.

Dari pantauan iNews puluhan jerigen maupun galon tempat penampungan air tampak berjejer menunggu giliran untuk diisi air bersih di salah satu lokasi mata air yang belum mengering di Kampung Cipala, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

Air di sumur kecil itu merupakan hasil pemanfaatan resapan tumbuhan hutan. Sehingga pengambilan air pun harus diambil secara perlahan agar tidak membuat airnya keruh.

Selain itu, warga juga tidak bisa langsung mengisi jeriken atau galonnya secara penuh. Mereka harus menunggu sumurnya terisi kembali.

Krisis air bersih akibat kemarau panjang sudah dirasakan masyarakat yang tinggal di perbukitan ini sebulan terakhir. Sementara untuk kebutuhan mencuci ataupun mandi, warga harus mencari alternatif di sumur lain di dalam hutan yang jaraknya berkisar 500 meter sampai satu setengah kilometer dari tempat tinggal mereka.

Menurut salah seorang warga, Asti, jika satu bulan tidak ada turun hujan sudah dipastikan air sumur warga akan mengering. Apalagi saat ini cuaca panas saat ini membuat air sumur lebih cepat mengering.  

"Ini satu-satunya untuk ambil air. Kalau kekeringan ini sudah sebulan. Ngambilnya (air) ya harus giliran," kata Asti, Selasa (22/8/2023). 
Warga lain, Santeni juga mengaku sering pulang pergi ke area hutan dengan cara naik turun bukit saat malam hari hanya untuk mendapatkan air bersih. Meskipun ada bantuan dari berbagai kalangan namun hal itu tidak berpengaruh sebab banyak wilayah penduduk di sekitar perbukitan yang mengalami kondisi serupa.

"Ada bantuan air tapi kurang tapi lumayan meringankan untuk penggunaan air sumur," ujarnya.

Editor: Nani Suherni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut