Sudah Bebas, Residivis Pembunuhan Ditangkap Lagi Gegara Lempar Pot Kembang

Azhari Sultan ยท Kamis, 17 Juni 2021 - 12:05:00 WIB
Sudah Bebas, Residivis Pembunuhan Ditangkap Lagi Gegara Lempar Pot Kembang
Pelaku Angga (36) warga Komplek Guru Putri Mayang, Kelurahan Kenali Besar, Kotabaru, Kota Jambi dilaporkan atas kasus perusakan. (Foto: iNews/Azhari Sultan)

JAMBI, iNews.id  - Seorang residivis pembunuhan yang telah mendapatkan program asimilasi ditangkap gegara melempar pot kembang. Pelaku Angga (36) warga Komplek Guru Putri Mayang, Kelurahan Kenali Besar, Kotabaru, Kota Jambi dilaporkan atas kasus perusakan.

Kapolsek Jambi Selatan M Alfian mengatakan, tersangka diamankan pada Selasa, (15/6/2021) di kediamannya tanpa perlawanan. Pelaku dilaporkan pemilik rumah atas Darul Salam di kawasan Jalan Adam Malik, Thehok, Kota Jambi.

"Tersangka dilaporkan korban atas perbuatan tidak menyenangkan, yakni melakukan pengerusakan pintu teralis depan rumah korban dengan keras," ucapnya, Kamis (17/6/2021).

"Selajutnya, tersangka melemparkan pot kembang yang berada di atas pagar rumah korban ke arah pintu teralis depan rumah korban sehingga pot kembang tersebut hancur," katanya lagi.

Tidak hanya itu, tersangka juga melakukan pengancaman terhadap korban.

"Dalam ancamnya kepada korban, tersangka berkata kalau kau dak datang ke rumah sakit selesaikan masalah ini, ku makan kau. Aku bakar rumah kau," ujarnya menirukan ancaman tersangka yang emosional saat itu.

Tidak terima dengan perbuatan tersangka, korban langsung melapor ke jajaran Polsek Jambi Selatan. Tim Macan Reskrim Polsek Jambi Selatan yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Jambi Selatan Ipda Putu Gede Ega Purwita langsung melakukan penyelidikan.

Dari sejumlah informasi dan rekaman CCTV, petugas mendapatkan identitas pelaku. Tanpa perlawanan, tersangka berhasil ditangkap untuk proses selanjutnya.

Dari informasi yang didapat, tersangka tidak terima ibunya yang menjadi korban kecelakaan ditelantarkan di rumah sakit oleh korban. Namun, tersangka tidak mengetahui bila ibu tersangka sudah diobati hingga selesai di rumah sakit.

Akibat itu, korban mengalami kerugian material sekitar Rp2 juta. Anak-anak korban juga mengalami trauma usai melihat perbuatan tersangka yang arogan.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Angga harus mendekam di sel tahanan Polsek Jambi Selatan untuk proses hukum selanjutnya.

Editor : Nani Suherni

Bagikan Artikel: