Suami di Kendari Aniaya Istri di Jalanan Pakai Cangkul Viral di Medsos
KENDARI, iNews.id – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Mirisnya, penganiayaan oleh suami terhadap istrinya itu dilakukan di jalanan permukiman padat penduduk. Aksi sadistis itu pun direkam seorang warga hingga akhinya viral di media sosial (medsos).
Di Rumah Sakit Umum (RSU) Bahtera Mas Kendari, tampak seorang ibu muda terbaring lemah tak berdaya dan mendapat perawatan medis. Dia mengalami luka terbuka di bagian kepala dan luka lebam di lengan serta leher. Kekerasaan itu dia alami setelah menjadi korban emosi suaminya.
Perempuan muda itu yakni Nurlian (23) warga Jalan Macan, Kendari, Sultra. Dia menceritakan, sewaktu digonceng suaminya Indra Purnomo ( 26) tiba-tiba dia disuruh turun di Lorong Ilmiah, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Kadia, Minggu (8/7/2018). Setelah itu dipukuli dan ditendang hingga tersungkur di jalanan permukiman warga.
“Saya jatuh di dekat cangkul. Dia langsung ambil cangkul itu dan memukulkannya ke arah kepala saya,” kata Nurlian, Rabu (11/7/2018).
Saat kejadian, warga di sekitar hanya menyaksikannya saja. Namun ada seorang warga yang merekam aksi itu yang kemudian viral di medsos. Dalam rekaman video pendek itu, korban tampak merintih kesakitan dan berjalan sempoyongan hingga akhirnya terjatuh. Korban kemudian ditolong warga dan dibawa ke RS.
Nurlian mengaku selama ini kerap dianiaya oleh suaminya. Namun kali ini dirasanya yang paling berat. Suaminya dikenal tempramental dan kadang memukulinya tanpa ampun. Meskipun sudah pernah dilaporkan ke polisi, hal itu tak membuatnya jera.
Kasus KDRT yang menjadi perhatian masyarakat itu pun kini ditangani Polsek Baruga. Polisi yang telah mengantongi identitasnya sedang memburu pelaku yang melarikan diri tersebut.
"Jadi benar ada perempuan yang dirawat karena jadi korban KDRT. Kasus ini masih kami selidiki,” kata Kapolsek Baruga AKP Idham Syukri.
Editor: Donald Karouw