Suami Bunuh Istri di Sarolangun Jambi karena Kesal Diselingkuhi, Pelaku Bawa Mayat Korban ke Polisi

Rudi Ichwan ยท Rabu, 16 Oktober 2019 - 19:01 WIB
Suami Bunuh Istri di Sarolangun Jambi karena Kesal Diselingkuhi, Pelaku Bawa Mayat Korban ke Polisi
HD, warga Desa Rangkiling, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Jambi ditahan di Mapolres Sarolangun setelah membunuh istrinya, Siti Hawa. (Foto: iNews.id/Ruci Ichwan)

SOROLANGUN, iNews.id – Tidak terima diselingkuhi, HD, warga Desa Rangkiling, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Jambi tega membunuh istrinya, Siti Hawa.

Ironisnya, aksi pembunuhan itu dilakukan di depan anaknya yang masih berusia tujuh tahun. Peristiwa berdarah itu terjadi di dalam mobil truk yang dikemudikan tersangka dalam perjalanan di Kecamatan Bathin VIII, Sarolangun.

Kapolres Sarolangun, AKBP Deny Heriyanto mengatakan, tersangka yang bekerja sebagai sopir truk angkutan batu bara tega menghabisi nyawa istrinya karena disulut api cemburu.

“Saat itu, tersangka mendengar percakapan korban bermesra-mesraan dengan lelaki lain. Tersangka ini langsung menanyakan status hubungan istrinya dengan pria tersebut, tapi korban enggan mengakui,” katanya, Rabu (16/10/2019).

Tersangka yang masih penasaran, kata dia, menanykan kembali hubungan korban dengan pria yang sedang diajak bicara di handphone tersebut. Lantaran terus didesak, korban akhirnya mengakui bahwa lelaki tersebut merupakan selingkuhannya.

Korban bahkan mengaku telah melakukan perbuatan mesum dengan pria selingkuhannya. Tersangka yang mendengar pengakuan istrinya langsng naik pitam dan spontan mencekik leher korban serta menendangnya secara membabi buta.

“Aksi tersebut disaksikan langsung anaknya yang masih berusia 7 tahun. Korban kemudian meninggal lantaran luka dalam dan cekikan,” kata Kapolres.

Setelah membunuh istrinya, kata dia, tersangka langsung menghubungi kepala desa (kades) Rangkiling untuk menyerahkan diri ke Polres Sarolangun. Tersangka bahkan ikut membawa mayat korban ke mapolres.

“Saat ini, tersangka sudah kita tahan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Tersangka kita jerat dengan Pasal 44 ayat 3 Undang-Undang Nomor23 tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Pasal 338 KUHP,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki