Sosialisasi 4 Pilar, MPR Sebut Kerukunan di Kayong Utara Bisa Dicontoh

Mula Akmal ยท Kamis, 15 Maret 2018 - 17:31 WIB
Sosialisasi 4 Pilar, MPR Sebut Kerukunan di Kayong Utara Bisa Dicontoh
Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang menggelar sosialisasi empat pilar MPR di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Rabu (14/3/2018). (Foto: Koran Sindo/Mula Akmal).

KAYONG UTARA, iNews.id – Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang (OSO) menilai kerukunan di tanah kelahirannya, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, dapat dicontoh oleh daerah lain terutama yang mengalami konflik. Kayong Utara terdiri atas beragam suku, namun bisa hidup berdampingan dan rukun.

”(Kerukunan) itulah yang membuat saya bangga dan ini harus menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di Indonesia,”kata OSO saat sosialisasi Empat Pilar MPR di Aula Pemkab Kayong Utara, di Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, Rabu (14/3/2018). Sosialisasi dihadiri 1.000 lebih peserta.

OSO menjelaskan, jika ada pihak-pihak yang mengganggu kerukunan di Kayong Utara, pihak-pihak itu sudah membuat desain untuk membuat huru-hara di wilayah ini.


"Tapi hati nurani masyarakat Kayong Utara menolak. Mereka saling membantu. Itulah yang membuat saya rindu bertemu dan bersilaturahmi. Ini yang membuat saya bangga dengan Kayong Utara," ucapnya.

OSO menambahkan bahwa sosalisasi Empat Pilar MPR sangat penting, baik dilihat dari perspektif nasional, maupun keberagaman dan kepentingan umat. Sosialisasi Empat Pilar MPR, lanjut OSO, digelar agar masyarakat konsisten menjaga keseimbangan dalam kehidupan masyarakat.

"Nilai-nilai yang ditanamkan adalah nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," ujarnya.

Sosialisasi Empat Pilar MPR di Sukadana diikuti para kepala desa, kepala sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan dihadiri Bupati Kayong Utara Hildi Hamid serta menampilkan dua narasumber yaitu I Gde Pasek Suardika dan anggota MPR dari kelompok DPD, Delis.


Editor : Zen Teguh