Sopir Tewas Dianiaya di Papua, Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan

Antara ยท Jumat, 28 Februari 2020 - 13:45 WIB
Sopir Tewas Dianiaya di Papua, Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan
Polisi menyelidiki kasus sopir tewas dianiaya di Jalan Trans Nabire-Enarotali, Kabupaten Dogiyai, Papua. (Foto: Antara)

JAYAPURA, iNews.id – Polda Papua tengah menyelidiki kasus pengeroyokan hingga menewaskan sopir truk bernama Yus Yunus di Jalan Trans Nabire-Enarotali Kabupaten Dogiyai, Papua. Pelaku pengeroyokan tengah diburu polisi.

"Saat ini para pelaku masih dilakukan pengejaran oleh anggota kami di lapangan. Selain itu, Polda Papua saat ini juga telah menurunkan tim untuk melakukan klarifikasi terkait kejadian tersebut untuk mencari fakta-fakta yang terjadi di lapangan," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal di Jayapura, Kamis (27/2/2020) malam.

Kamal mengatakan, setelah peristiwa pengeroyokan yang terjadi pada Minggu 23 Februari 2020, Polsek Kamu langsung mendapatkan laporan dan mendatangi lokasi. Personel Satreskrim Polres Nabire ikut membantu melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

"Pada hari dan tanggal tersebut di atas, sekitar pukul 16.00 WIT, anggota Sat Reskrim Polres Nabire tiba di Mapolsek Kamu. Pukul 16.30 WIT anggota melakukan olah TKP kasus penganiayaan yang sebabkan orang meninggal," katanya.

Dari lokasi pengeroyokan, polisi mengamankan 11 batu, dua batang kayu, serpihan kaca mobil truk, dan satu batang besi kaca spion truk.

Terkait kasus ini, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 11 orang saksi. Saksi-saksi yang diperiksa termasuk anggota polisi yang saat itu berada di lokasi pengeroyokan.

Kamal mengatakan, setelah kejadian tersebut, situasi di Distrik Kamu dalam keadaan aman dan kondusif.

Pengeroyokan yang menewaskan korban itu terjadi di Jalan Trans Nabire-Enarotali Kabupaten Dogiyai, Papua pada Minggu (23/2/2020) lalu.

Korban yang sedang mengendarai truk dituduh menabrak seorang warga dan hewan ternak babi hingga tewas. Warga yang geram memaksa korban turun dari truknya dan memukuli korban bertubi-tubi hingga tewas. 

Foto korban yang tewas di pinggir jalan beredar viral di media sosial.


Editor : Reza Yunanto