Serma Rama Wahyudi yang Gugur di Kongo Akan Dimakamkan di TMP Pekanbaru

Sindonews, banda harudin tanjung ยท Rabu, 24 Juni 2020 - 16:46:00 WIB
Serma Rama Wahyudi yang Gugur di Kongo Akan Dimakamkan di TMP Pekanbaru
Prajurit TNI AD Serma Rama Wahyudi gugur saat bertugas menjaga perdamaian di Kongo. (Foto: Puspenad)

PEKANBARU, iNews.id – TNI Angkatan Darat (AD) kehilangan salah satu prajurit terbaiknya. Serma Rama Wahyudi gugur dalam serangan milisi bersenjata saat menjaga perdamaian di Kongo. Serma Rahma Wahyudi merupakan anggota TNI AD yang berdinas di Denpal (Detasemen Peralatan) 014 Pekanbaru.

Komandan Korem (Danrem) 031 Wira Bima Brigjen M Syech Ismed mengatakan, seluruh anggota TNI merasa kehilangan. "Dia merupakan anggota dari Denpal," kata Danrem, Rabu di Pekanbaru, Rabu (24/6/2020).

Saat bertugas di Kongo, almarhum Serma Rama Wahyudi berangkat bersama sejumlah anggota TNI AD lainnya. "Dia tidak sendiri dari Pekanbaru, ada anggota TNI lainnya. Jenazah akan dimakamkan di TMP (Taman Makam Pahlawan), Pekanbaru," ujarnya. 

Untuk kenaikan pangkat Serma Wahyudi, Danrem menyatakan masih menunggu intruksi dari Panglima TNI. "Untuk kenaikan pangkat almarhum menunggu arahan Panglima TNI," kata M Syech Ismed.

Pemberontak yang tergabung dalam Pasukan Sekutu Demokratik (ADF) diduga menyerang pasukan penjaga perdamaian PBB (MONUSCO) di Republik Demokratik Kongo (DRC) pada Senin malam, 22 Juni 2020. Dalam serangan itu anggota TNI AD Serma Rama Wahyudi gugur.

Pihak Korem 031 Wira Bima dan Detasmen Peralatan Peralatan (Denpal) 14 Pekanbaru saat ini masih menunggu pemulangan jenazah ke Pekanbaru. Menurut Danrem, pemulangan dari Kongo sampai ke Pekanbaru membutuhkan waktu beberapa hari.

Pucuk pimpinan tertinggi TNI AD di Riau ini mengatakan pihaknya mempersiapkan proses pemakaman."Dia pahlawan negara, dia gugur saat bertugas bersama PBB. Pengurusan jenazahkan (di Kongo) ada aturannya. Mungkin dalam beberapa hari tiba di Pekanbaru," katanya.

Sebelumnya, seorang tentara perdamaian asal Indonesia gugur serta lainnya mengalami luka dalam serangan milisi bersenjata di Kongo, Senin (22/6/2020) malam waktu setempat.

Dilansir dari AFP, Selasa (23/6/2020) malam WIB, serangan mematikan tersebut diarahkan pada patroli pasukan perdamaian PBB sekitar 20 kilometer dari kota Beni, Provinsi Kivu Utara, Sy Koumbo.

Saat penyerangan, pasukan perdamaian PBB diketahui tengah terlibat dalam proyek pembangunan sebuah jembatan di wilayah Hululu.

Tentara Indonesia yang gugur akibat serangan tersebut diketahui dari atribut yang dikenakan. Akan tetapi belum diketahui dengan pasti identitas tentara Indonesia yang meninggal dunia maupun luka-luka akibat serangan tersebut.

Editor : Kastolani Marzuki