Seratusan Karyawan PT MSM di Sumba Timur Positif Covid-19
SUMBA TIMUR, iNews.id – Seratusan karyawan PT Muria Sumba Manis (MSM) di Desa Wanga, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, NTT dinyatakan positif Covid-19 usai menjalani rapid test antigen. Satgas Covid-19 Sumba Timur menyebut perusahaan yang bergerak dalam perkebunan tebu dan gula itu bias dinyatakan klaster baru.
Saat ini, sebagian karyawan sudah dikarantina di kompleks perusahaan dan sisanya isolasi di rumah masing-masing.
Wakil Ketua Satgas Covid-19 Sumba Timur, Letkol (Czi) Dwi Joko Siswanto mengatakan, rapid test antigen terhadap ratusan karyawan PT MS digelar selama dua hari yakni Minggu (4/7/2021) dan Senin (5/7/2021).
“Dari pemeriksaan itu didapati total 188 karyawan yang positif rapid test antigen,” kata Dwi Joko, Selasa (6/7/2021).
Dandim 1601 Sumba Timur itu menjelaskan, pada pemeriksaan Minggu (4/7/2021) diketahui sebanyak 34 orang yang positif. Sedangkan untuk pemeriksaan pada hari berikutnya sebanyak 154 orang positif.
“Karyawan pendatang dari luar Sumba melaksanakan karantina di dalam kompleks perusahaan PT MSM ,sedangkan karyawan yang merupakan warga local atau seputaran perusahaan PT MSM semula di perlakukan sama dengan karyawan pendatang, namun mereka melawan dan tidak berkenan untuk karantina di dalam kompleks PT MSM, mereka kemudian karantina mandiri di rumah masing-masing,” papar Dwi Joko.
Dia mengatakan, hasil test rapid antigen biasanya kecil kemungkinan berbeda dengan hasil PCR.
Atas kondisi itu, Dwi Joko menyarankan Pemkab untuk mengambil langkah tegas terkait dengan realita di PT MSM itu. Karena kondisi itu sudah bisa terkategori klaster baru sekalipun semuanya terkategori Orang Tanpa Gejala (OTG).
“Sudah saya sampaikan ke Bupati untuk diambil langkah tegas dengan menginstruksikan penutupan sementara aktivitas di perusahaan itu,” ucapnya.
CSR HPI Agro PT MSM, Dumaria Pandjaitan yang dikonfirmasi terkait kejadian itu belum memberikan tanggapan dan penjelasan.
Dia hanya menjanjikan akan memberikan stetement karena masih dipersiapkan. Namun hingga berita ini ditulis belum juga terealisasikan. “Kami akan keluarkan statement. Masih disiapkan karena ini masih koordinasi dengan seluruh tim Sumba,” tulisnya dalam pesan WhatsApps.
Hingga Selasa (06/7/2021) pukul 19 : 00 WITA, dalam data yang dipublish Posko Percepatan Pencegahan dan Penanggulangan Covid – 19 Sumba Timur justru menampilkan hanya terjadi penambahan 43 kasus positif berdasarkan hasil pemeriksaan PCR, itu pun untuk 20 kasus baru.
Sementara untuk pemeriksaan rapid antigen hanya 24 sampel positif. Data yang dipublish Senin (5/7/2021) pukul 19.00 Wita juga tidak menampilkan data penambahan kasus yang signifikan jika merujuk hasil test rapid antigen pada PT. MSM pada dua hari beruntun.
Di hari itu hanya muncul satu sampel positif berdasarkan hasil pemeriksaan PCR. Sedangkan hasil pemeriksaan rapid antigen hanya 23 sampel positif.
Editor: Kastolani Marzuki