Sepekan Lebih, Kebakaran Gambut di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Belum Padam

Indra Yosserizal ยท Rabu, 03 Maret 2021 - 16:14:00 WIB
Sepekan Lebih, Kebakaran Gambut di Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Belum Padam
Satgas Karhutla Mandala Agni BBKSDA Riau memadamkan api yang membakar ratusan hektare lahan gambut di kawasan Cagar Biosfer Siak Kecil, Bengkalis. (Foto: iNews/Indra Yoserizal)

BENGKALIS, iNews.idKebakaran di kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Riau sudah sepekan lebih belum bisa dipadamkan. Kebakaran tersebut telah menghanguskan ratusan hectare lahan gambut.

Belum diketahui penyebab kebakaran gambut tersebut namun 
diduga terjadi akibat maraknya aktivitas masyrakat yang membuka lahan dengan cara membakar. 

Tim satuan tugas (Satgas) Karhutla dari Manggala Agni yang turun ke lokasi terus berjibaku memadamkan api. Luasnya lahan yang terbakar dan sulitnya mendapatkan sumber air di lokasi membuat petugas kewalahan memdamkan api. 

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono mengatakan, indikasi kebakakaran lahan ini berawal dari adanya aktivitas masyarakat membuka lahan dengan cara membakar.

“Kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil ini merupakan bagian dari paru-paru dunia dan masuk dalam pengawasan kami (BBKSDA),” katanya, Rabu (3/3/2021). 

Berdasarkan pantauan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Pekanbaru, jumlah hot spot di Sumatatera hari ini terpantau sebanyak 28 titik. Dari jumlah itu, 11 titik panas di antaranya berada di Provinsi Riau yang tersebar di lima kabupaten dan kota yakni, tiga titik panas di Bengkalis, 3 titik panas di Kota Dumai, Pelalawan (2), Rokan Hilir (1) dan Kepulauan Meranti (1).

Editor : Kastolani Marzuki