Senin Pagi, Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi

Joni Nura · Senin, 14 Desember 2020 - 09:12:00 WIB
Senin Pagi, Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi
Dokumen Gunung Ile Ape kembali erupsi dan memuntahkan abu vulkanis yang menutupi wilayah Lembata, NTT, Kamis (3/12/2020). (Foto: iNews/Joni Nura)

LEWOLEBA, iNews.id - Gunung Ile Lewotolok kembali erupsi, Senin (14/12/2020). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat.

Erupsi teramati terjadi pada 06:53 Wita. Laporan KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Ili Lewotolok menyatakan, erupsi dengan tinggi kolom abu teramati ± 1000 m di atas puncak (± 2.423 m di atas permukaan laut). Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 10 mm dan durasi ±  25 detik. 

Saat ini Gunung Ili Lewotolok berada pada Status Level III (Siaga). Masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok dan pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian, dan tidak beraktivitas dalam zona perkiraan bahaya di dalam area kawah Gunung Ili Lewotolok dan di seluruh area dalam radius 4 km dari puncak/pusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok.

Sedangkan aktivitas gunung api Ile Lewotolok periode pengamatan tanggal (14/12/2020 pukul 00:00-06:00 Wita), cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 26 °C.

KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Ili Lewotolok, Sigit Rian Alfian dalam laporannya menyampaikan, Visual,Gunung jelas. Asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna kelabu dan hitam dengan intensitas tebal dan tinggi 200-500 m di atas puncak kawah.

Teramati 21 kali letusan dengan tinggi 200-500 m dan warna asap kelabu dan hitam. Letusan disertai gemuruh-dentuman lemah-sedang,dan pada malam hari teramati lontaran lava pijar di sekitar area puncak. Rincianya;

Kegempaan: Letusan; (Jumlah : 21, Amplitudo : 14-30 mm, Durasi : 20-42 detik).

Hembusan: (Jumlah : 19, Amplitudo : 5-15 mm, Durasi : 16-36 detik

Tremor Non-Harmonik ((Jumlah : 5, Amplitudo : 1-3 mm, Durasi : 14-47 detik).

Masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok dan pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian, dan tidak beraktivitas dalam zona perkiraan bahaya di dalam area kawah Gunung Ili Lewotolok dan di seluruh area dalam radius 4 km dari puncak/pusat aktivitas Gunung  Ili Lewotolok. 

Editor : Nani Suherni

Bagikan Artikel: