Sebagian Korban Kebakaran di Palangkaraya Tinggal di Tenda Darurat

Ade Sata, Antara ยท Sabtu, 30 Maret 2019 - 15:24:00 WIB
Sebagian Korban Kebakaran di Palangkaraya Tinggal di Tenda Darurat
Ilustrasi pembangunan tenda untuk pengungsi. (Foto: Dok iNews)

PALANGKARAYA, iNews.id - Korban kebakaran di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng) kini menempati tenda-tenda darurat. Sebagian lagi memilih mengungsi ke rumah kerabat dan saudaranya, tidak jauh dari lokasi tempat tinggalnya.

Wakil Wali Kota Palangkaraya, Umi Mastikah mengatakan, bangunan rumah milik warga yang terbakar ini jumlahnya di atas 50 unit. Pemkot Palangka Raya juga mencoba berkoordinasi dengan Kementerian Sosial RI untuk meminta bantuan.

"Kami berkolaborasi dengan Pemprov Kalteng juga sudah menyiagakan petugas kesehatan, tenda darurat serta hal-hal lainnya yang diperlukan oleh para korban kebakaran untuk sementara ini," kata Umi kepada wartawan di lokasi kebakaran, Sabtu (30/3/2019).

Namun, kata dia, hanya sebagian yang menempati tenda darurat. Warga yang menjadi korban kebakaran ini lebih memilih untuk mengungsi ke tempat sanak keluarganya yang tidak jauh dari rumahnya.

Sedangkan mengenai penyebab kebakaran, kata Umi, masih simpang siur. Laporan warga, ada yang menyebutkan karena kompor, atau akibat arus pendek listrik.

Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, dugaan sementara kebakaran di kawasan padat penduduk tersebut bermula dari rumah sekaligus warung milik perempuan bernama Yanti.

"Tapi, itu dugaan sementara dan kami masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut. Korban jiwa, tidak ada," ujar dia.

Menurut dia, petugas di lapangan sudah meminta keterangan beberapa saksi. Namun, warga yang bernama Yanti masih belum bisa dimintai keteranganya lantaran berada di rumah sakit. Korban mengalami pingsan akibat syok, sehingga dilarikan ke RS Bhayangkara.

"Dari hasil penyelidikan itu nantinya baru diketahui secara pasti penyebab kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah tersebut," kata Timbul.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal