Satpol PP Mataram Miris Temukan Banyak Siswa SMP dan SMA Simpan Video Porno di HP

Antara ยท Selasa, 11 Februari 2020 - 13:55 WIB
Satpol PP Mataram Miris Temukan Banyak Siswa SMP dan SMA Simpan Video Porno di HP
Ilustrasi. (Foto: Sindonews)

MATARAM, iNews.id – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menemukan rekaman percakapan videocall berbau pornografi dan video-video porno di telepon seluler (ponsel) saat merazia puluhan siswa di daerah itu. Siswa yang terjaring berasal dari SM dan SMK.

Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Provinsi NTB Made Adi Kertawawijaya mengatakan, total siswa yang terjaring dalam razia tersebut sebanyak 23 orang. Para siswa itu diamankan saat bolos dari jam pelajaran sekolah di seputaran Mataram.

“Kami menemukan mereka di sebuah warung di belakang Kantor BPK Mataram dan kafe dekat Lombok Epicentrum Mall. Kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat yang resah terhadap ulah para siswa di tempat itu,” ujar Made di Kantor Satpol PP NTB di Mataram, Selasa (11/2/2020).

Salah satu temuan petugas Satpol PP rekaman videocall berbau pornografi di dalam HP milik salah satu siswa SMK. Videocall tersebut dilakukan siswa yang terjaring razia bersama pacarnya.

Selain itu, banyak di antara HP siswa menyimpan video-video pornografi yang tak sepantasnya dimiliki oleh para siswa tersebut. Petugas Satpol PP yang menggeledah tas para siswa menemukan batangan rokok.

“Kami sayangkan pengawasan sekolah lemah soal ini. Apalagi dari HP para siswa yang kami amankan isinya miris film porno semua,” ujarnya.

Terkait temuan tersebut, Satpol PP hanya bisa memberikan teguran dan pembinaan dengan meminta mereka untuk menghafalkan Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sementara untuk sanksi, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah untuk membina siswa yang bersangkutan.

“Kalau hukuman kami serahkan ke sekolah melalui guru Bimbingan Konseling (BK). Tapi sebelum kami serahkan ke pihak sekolah siswa-siswa ini kita data dan berikan surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,” katanya.

Menurut dia, razia pelajar oleh Satpol PP NTB tersebut merupakan kegiatan rutin untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Sasaran penertiban terutama di daerah-daerah yang dinilai rawan terjadi gangguan kamtibmas. Razia juga dilakukan di tempat-tempat yang sering dijadikan para siswa untuk bolos sekolah.


Editor : Maria Christina