Satgas Yonmek Resmikan Rumah ke-7 Warga Miskin di Perbatasan RI-RDTL

Kastolani ยท Selasa, 30 April 2019 - 03:15 WIB
Satgas Yonmek Resmikan Rumah ke-7 Warga Miskin di Perbatasan RI-RDTL
Satgas Yonif 741 meresmikan rumah ketujuh melalui program bedah rumah bagi warga miskin di TUU, NTT. (Foto: Dispenad)

JAKARTA, iNews.id - Satgas Yonif Mekanis 741/GN kembali mewujudkan mimpi warga perbatasan RI-RDTL untuk memiliki rumah sehat. Satgas meresmikan rumah ketujuh melalui program bedah rumah bagi warga tidak mampu di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dansatgas Yonif Mekanis 741 /GN, Mayor Inf Hendra Saputra mengatakan, Yonif Mekanis 741/GN konsisten dengan tidak berhenti melakukan yang terbaik untuk masyarakat. Terbukti sudah tujuh rumah yang dibedah tepatnya di wilayah Pos Manamas.

“Kemarin baru saja kita resmikan kembali rumah ketujuh untuk terus membantu masyarakat yang dinilai kurang beruntung,” kata Hendra dalam keterangan tertulis, Senin (29/4/2019).

“Masyarakat yang beruntung kali ini adalah Ny Fransiska Foni (48) yang tinggal bersama kedua putranya Dominicus Foni (30) yang juga mengidap keterbelakangan mental dan Antonius Baki Foni (28),” bebernya.

Karena salah satu putranya mengidap keterbelakangan mental menyebabkan Fransiska tidak dapat tinggal dengan keluarganya yang lain. Berkat program ini, Fransiska sangat senang dikarenakan rumah yang sekarang mereka tempati tepatnya di RT 7 RW 3 Dusun 2, Desa Manamas, tidak lagi seperti yang dulu.

“Kami hanya berharap mereka bisa beristirahat layaknya masyarakat lain, tidak lagi merasa kedinginan ketika hujan turun dan kepanasan ketika matahari menyengat. Dulu mereka tidur di pondok dengan beralaskan tanah dan beratapkan daun, tapi sekarang mereka bisa beristirahat di rumah baru mereka dengan nyaman,” kata Hendra.

Hingga saat ini, sambung Hendra, Fransiska Foni beserta dua anaknya masih tidak menyangka dan terus berterima kasih kepada Satgas yang telah memberikan sedikit bantuan. Mereka tidak tahu harus memberikan sesuatu untuk bisa membalas apa yang dilakukan Satgas.

“Dengan kebahagiaan mereka, itu sangat cukup untuk membalas apa yang dilakukan oleh anggota selama pembangunan rumah,” ucap Hendra.

“Harapan kami sampai akhir penugasan, kami bisa terus berbuat yang terbaik untuk masyarakat. Target kami 12 rumah sampai akhir penugasan nanti insyaallah bisa tercapai. Syukur kalau memungkinkan kami akan laksanakan melebihi target. Semuanya semata-mata kami lakukan untuk kemanusiaan dan sama sekali tidak ada unsur lain,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki