Sampah Medis Berserakan di Tempat Pembuangan Sampah di Kefamenanu

Seth Besie ยท Senin, 29 Januari 2018 - 13:09 WIB
Sampah Medis Berserakan di Tempat Pembuangan Sampah di Kefamenanu
Limbah medis berupa tali infus dan sarung tangan lateks yang ditemukan berserakan di tempat pembuangan sampah di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (29/1/2018). (Foto: iNews/Seth Besie)

TIMOR TENGAH UTARA, iNews.id - Limbah medis berupa alat-alat kesehatan yang tergolong bahan berbahaya dan beracun (B3) berserakan di tempat pembuangan sampah di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (29/1/2018).

Ironisnya sejumlah pemulung bersama anak kecil mengambil alat-alat itu sebagai bahan mainan. Kuat dugaan, sampah medis tersebut merupakan bekas pakai dari rumah sakit, puskesmas dan sejumlah klinik bersalin di kota itu.

Sampah medis seperti selang infus, sarung tangan, dan jarum suntik yang masih berisi cairan darah, serta alat-alat kesehatan yang tergolong bahan berbahaya dan beracun (B3) nampak berserakan di tempat pembuangan sampah (TPS) yang tak jauh dari Kota Kefamenanu.

Para pemulung di sekitar lokasi mengaku kerap menemukan alat-alat medis bekas pakai saat memulung sampah di tempat pembuangan sampah ini. Lantaran tidak tahu resikonya, anak-anak yang ikut memulung pun kerap mengambil jarum suntik untuk digunakan sebagai alat untuk bermain. Padahal limbah medis ini masuk kategori berbahaya bagi kesehatan bila dibuang sembarangan seperti itu.

“Saya sering dapat jarum dan infus di sekitar sini. Mungkin dari rumah sakit. Hanya ada itu saja. Kalau yang lain tidak pernah saya lihat,” ucap Linda Haumen, salah seorang pemulung sampah yang sehari-harinya memulung di lokasi tersebut.

Fakta mengenai adanya sampah medis berupa selang infus, jarum suntik, sarung tangan bekas pakai dan botol-botol obat di tempat pembuangan sampah ini, memperkuat dugaan sampah medis ini sengaja dibuang oleh pihak rumah sakit, puskesmas maupun klinik bersalin yang beroperasi di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara. Diduga, sejumlah fasilitas medis di Kota Kefamenanu tidak memiliki instalasi limbah sehingga membuang sampah medisnya secara sembarangan.

Bila kondisi ini terus dibiarkan, maka dikhawatirkan bisa menimbulkan penyakit bagi warga yang tinggal dekat lokasi pembuangan sampah ini. Sementara itu pihak terkait seperti rumah sakit, puskesmas dan klinik bersalin enggan memberikan penjelasan mengenai temuan sampah medis di tempat pembuangan sampah tersebut. Saat dimintai keterangan petugas dari sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di sana memilih bungkam dan enggan berkomentar.


Editor : Himas Puspito Putra