Sadis, Begini Cara Tersangka YA Bunuh dan Mutilasi Siswi SMA Rejang Lebong

Demon Fajri ยท Kamis, 23 Januari 2020 - 17:30 WIB
Sadis, Begini Cara Tersangka YA Bunuh dan Mutilasi Siswi SMA Rejang Lebong
Petugas Polres Rejang Lebong memeriksa jasad korban pembunuhan, Rabu (22/1/2020). (Foto: Antara)

BENGKULU, iNews.id – Aksi tersangka YA (30) membunuh korbannya, Astrid Aprilia (15), siswi kelas 1 SMAN 2 Rejang Lebong, Bengkulu tergolong sangat sadis. Tersangka membunuh Astrid dengan cara mencekik lehernya menggunakan kedua tangan.

Setelah korban tak bernapas, tersangka melucuti pakaian korban dan memutilasi anggota tubuhnya di rumahnya Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur, Kabupaten Rejang Lebong.

Peristiwa sadistis itu terjadi Sabtu (9/11/2019) lalu selang dua hari setelah korban dinyatakan hilang oleh keluarganya. Tersangka yang dilanda kebingungan, lalu memasukan potongan tubuh korban ke karung dan membuangnya di bawah Jembatan Sungai Air Merah, Kecamatan Curup Tengah.

''Korban diduga dibunuh tersangka dengan cara dicekik. Pakaian korban sempat dilecuti oleh tersangka,'' kata Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika, Kamis (23/1/2020), dikutip Okezone.com.

BACA JUGA: Hilang 3 Bulan, Siswi SMA di Rejang Lebong Ditemukan Sudah Jadi Tengkorak  

Pembunuhan disertai mutilasi gadis asal Gang Palem Kelurahan Sukaraja Kecamatan Curup Timur itu terjadi saat korban meminta air minum. Waktu itu, korban diminta datang ke rumah tersangka untuk memberikan kado untuk rekan korban, Jumat, 8 November 2019, sore.

Menurut Kapolres, sebelum menghabisi nyawa korban dengan cara dicekik, tersangka sempat melecuti seluruh pakaian korban dengan maksud mempermudah memasukkan jasad korban yang telah dimutilasi dengan beberapa bagian.

“Saat ini tim penyidik masih mendalami dugaan pencabulan terhadap korban. Sebab, dari pengakuan tersangka, korban tidak dicabuli,” ucapnya.

BACA JUGA: Siswi SMA di Rejang Lebong Dibunuh Sopir Angkot, Pelaku Terungkap dari Facebook Korban

Usai dimutilasi dan dimasukkan ke dalam karung, kata Jeki, potongan tubuh korban sempat dititipkan di salah satu rumah saksi.

Setelah itu, jasad korban yang telah dimutilasi tersebut dibawa tersangka dengan menggunakan mobil angkutan kota (angkot) milik tersangka untuk dibuang ke bawah jembatan aliran Sungai Air Merah kecamatan Curup Tengah.

“Jasad korban dibawa menggunakan angkot milik tersangka. Jasad korban dibuang di bawah Jembatan aliran Sungai Air Merah Kecamatan Curup Tengah,” kata Jeki.


Editor : Kastolani Marzuki