Rumah Hancur Tertimpa Pesawat TNI AU, Pegawai PLN di Kampar Ini Bersyukur Selamat

Antara ยท Senin, 15 Juni 2020 - 16:30:00 WIB
Rumah Hancur Tertimpa Pesawat TNI AU, Pegawai PLN di Kampar Ini Bersyukur Selamat
Pesawat TNI AU yang jatuh di Kabupaten Kampar, berbatasan dengan Kota Pekanbaru, Senin (15/6/2020) pagi. (ANTARA/HO-netizen)

PEKANBARU, iNews.id - Pegawai PT PLN (Persero) di Kampar, Raiu, Abun Abdullah masih syok melihat rumahnya hancur  akibat tertimpa pesawat tempur jenis Hawk milik TNI AU. Meski demikian, Abun  bersyukur seluruh keluarganya selamat dari insiden mengerikan itu.

Pesawat tempur Hawk TNI AU jatuh di permukiman warga Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Senin (15/6/2020) pagi. Dari sejumlah rumah warga yang rusak, kondisi paling parah menimpa rumah Abun Abdullah,  pegawai PLN yang berdinas di Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu.

“Saya bayangin kalau saya ada di tempat, ya Allah mungkin sudah almarhum,” kata Abun Abdullah.

Dia mengatakan, rumah tersebut ditempati sejak 2011, dan merupakan rumah satu-satunya milik Abun. Karena berdinas di Rengat, Abun bersama istri dan tiga anaknya hanya pulang ke rumah tersebut pada hari Sabtu-Minggu atau saat libur.

“Dan kebetulan minggu ini kami tidak berangkat. Alhamdulillah, itulah yang saya syukuri itu. Saya sekeluarga lagi tidak di situ,” katanya.

Abun mendapat kabar tentang insiden itu dari tetangganya, saat dirinya sedang berada di kantor PLN Rengat. Tetangganya menelepon sambil menangis saat mengabari nasib rumah Abun.

“Yang kena inforimasinya ada 3-4 rumah, yang telak di rumah kita. Tapi Alhamdulillah keluarga selamat semua karena tidak di tempat,” katanya.

Dia mengaku belum bisa memastikan berapa kerugiannya akibat insiden pesawat tersebut. Abun menjelaskan rumah tersebut awalnya tipe 36, dan ia rehab perlahan-lahan hingga berdiri dua lantai, sebelum akhirnya luluh lantah tertimpa pesawat tempur.

Dia mengatakan, kini masih dalam perjalanan dari Rengat ke Pekanbaru untuk melihat kondisi rumahnya.

Abun mengaku syok atas kejadian itu, terutama istrinya yang hingga kini masih terguncang. “Terutama istri terguncang juga karena istrilah yang begitu sayang rumah itu,” katanya.

Menurut Abun, belum jelas apakah TNI akan mengganti kerugian yang menimpanya dan tetangga-tetangganya akibat insiden itu.

“Belum ada konfirmasi dari pihak TNI AU. Pagi tadi anggota Koramil Siak Hulu menghubungi untuk menanyakan apakah betul saya pemiliknya,” kata Abun.

Editor : Kastolani Marzuki