Ruang Kerja Gubernur Banten Diacak-acak Buruh, Wahidin Halim: Baru Kali Ini Demo Masuk Ruangan

Sukron ยท Kamis, 23 Desember 2021 - 20:48:00 WIB
Ruang Kerja Gubernur Banten Diacak-acak Buruh, Wahidin Halim: Baru Kali Ini Demo Masuk Ruangan
Gubernur Banten Wahidin Halim kecewa atas aksi buruh yang menduduki ruang kerjanya. (Foto: iNews TV)

SERANG, iNews.id – Gubernur Banten Wahidin Halim tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas aksi buruh yang nekat menerobos ruang kerjanya saat menuntut kenaikan upah minimun provinsi (UMP) 2022.

Wahidin menceritakan kronologis aksi buruh yang menerobos ruang kerja gubernur saat aksi penolakan ump yang ditetapkan gubernur.

Wahidin mengaku baru kali ini ada unjuk rasa sampai menerobos masuk ke dalam ruang kerjanya, padahal upah minimum yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan antara Dewan Pengupahan Provinsi, Apindo dan juga perwakilan serikat pekerja.

“Saya kan 10 tahun jadi wali kota, 5 tahun jadi gubernur, baru kali ini demo buruh masuk ke ruangan naikin kaki di meja foto-foto. Kalau pintu gerbang utama kan ya banyak lah gambar-gambar nanti sudah kita kumpulkan ini informasi informasi,” katanya, Kamis (23/12/2021.

Imbas dari aksi buruh itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banten Agus Supriyadi dicopot sementara dari jabatannya.

Agus Supriyadi diberhentikan sementara karena dianggap lalai dalam mengamankan kantor pemerintahan.

“Hari ini (kepala Satpol PP) saya copot berhentikan sementara sambil kita periksa,” kata Wahidin Halim.

Aksi buruh menuntut kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK) itu dilakukan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) di Serang, Rabu (22/12/2021). Dalam aksinya, para buruh merangsek masuk ke ruangan kerja Gubernur Banten. 

Diketahui, Gubernur Banten Wahidin Halim telah menetapkan UMP tahun 2022 yakni sebesar Rp2.501.203. UMP itu naik dibandingkan tahun 2021 lalu Rp2.460.966 atau sebesar 1,63 persen senilai Rp40.206.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: