Rp94 Miliar DAK Kabupaten Landak Dialihkan untuk Penanganan Covid-19

Antara ยท Kamis, 02 April 2020 - 13:02 WIB
Rp94 Miliar DAK Kabupaten Landak Dialihkan untuk Penanganan Covid-19
Bupati Landak Karolin Margret Natasa (Foto: Istimewa)

PONTIANAK, iNews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak Kalimantan Barat (Kalbar), mengalokasikan dana sebesar Rp94 miliar untuk penanganan wabah virus corona atau Covid-19 di daerah. Dana itu dialihkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan, pihaknya membatalkan DAK Kabupaten Landak sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat, dalam hal ini Menteri Keuangan.

“Besaran DAK Kabupaten Landak berkisar Rp94 miliar tersebut dapat digunakan untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19, namun kami tetap menunggu arahan dari pemerintah pusat lebih lanjut,” kata Karolin Margret Natasa di Ngabang, Kamis (2/4/2020).

Dia menjelaskan, Pemerintah Pusat melalui Menteri Keuangan Republik Indonesia telah mengarahkan untuk melakukan penghentian semua proses pengadaan barang jasa DAK fisik 2020. Hal tersebut diterbitkan melalui surat No S-247/MK_07/2020 tanggal 27 Maret 2020 yang meminta agar seluruh proses pengadaan barang/jasa untuk seluruh jenis/bidang/subbidang DAK fisik selain bidang kesehatan dan bidang pendidikan, baik yang sedang berlangsung maupun belum dimulai prosesnya untuk dapat dihentikan pelaksanaannya.

“Surat dengan klasifikasi sangat segera itu ditujukan ke semua gubernur, bupati, dan wali kota penerima fisik DAK fisik se-Indonesia,” ujarnya.

Bupati Landak juga menambahkan, pembatalan DAK fisik meliputi berbagai bidang yang dipastikan tidak dapat dilaksanakan sesuai perintah pemerintah pusat.

Adapun Pembatalan DAK ini meliputi DAK air minum, sanitasi, jalan, irigasi, pasar, pariwisata, pertanian, rumah swadaya, tranportasi pedesaan yang dipastikan tidak dapat dilaksanakan sesuai perintah Pemerintah Pusat. Sebab, anggaran dialihkan untuk menanggulangi bencana Covid-19 di Indonesia.

Menindaklanjuti araha dari pemerintah pusat, Karolin meminta seluruh organisasi pemerintah daerah (OPD) di jajaran Pemkab Landak untuk dapat menyisir anggaran masing-masing.

“Saya meminta kepada seluruh OPD Kabupaten Landak dapat menyisir lagi anggaran di masing-masing satuan kerja, sehingga dapat mengefektifkan anggaran yang ada,” kata Karolin.

Bupati Karolin juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Landak karena belum bisa melaksanakan pembangunan. Situasi saat ini mengharuskan pemerintah memfokuskan keuangan negara pada penanganan COVID-19. “Semoga situasi segera pulih dan pembangunan dapat diteruskan kembali,” ujar Karolin.


Editor : Maria Christina