Residivis Curanmor di Lombok Timur Pincang Ditembak karena Kabur saat Ditangkap

Ramli Nurawang ยท Jumat, 20 Desember 2019 - 21:05 WIB
Residivis Curanmor di Lombok Timur Pincang Ditembak karena Kabur saat Ditangkap
Subhan alias Bagok saat menjalani pemeriksaan di kantor Polres Lombok Timur. (Foto: iNews/Ramli Nurawang)

LOMBOK TIMUR, iNews.id - Tim Resmob Satreskrim Polres Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), menangkap residivis curanmor yang sudah lama menjadi DPO. Lantaran mencoba kabur saat akan ditangkap, polisi terpaksa menembak kaki pelaku.

Sabhan alias Bagok ditangkap polisi lantaran mencuri satu unit sepeda motor. Aksi pelaku bersama satu rekan yang lain ini terekam kamera CCTV milik korban.

Pelaku ditangkap di Desa Lekor, Kecamatan Janapria, Kecamatan Lombok Tengah, Kamis (19/12/2019). Saat akan ditangkap, pelaku sempat kabur sehingga terjadi aksi kejar-kejaran.

Beberapa tembakan peringatan yang dikeluarkan polisi tak diindahkan oleh pelaku. Akhirnya polisi terpaksa menembak kaki kanan pelaku.

Aksi pencurian yang terekam kamera CCTV ini terjadi di Desa Kalanyar, Kecamatan Terara, Mei lalu. Kedua pelaku mendatangi rumah korban dini hari.

Setelah melihat situasi sekitar yang sepi dan korban dalam keadaan tidur, rekan pelaku langsung masuk ke garasi dan menggasak sepeda motor korban.

Saat ini pelaku digelandang ke Mapolres Lombok Timur untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kepada polisi, pelaku mengaku beberapa kali melakukan aksinya di wilayah hukum Polres Lombok Timur.

Tiap kali beraksi, pelaku tidak sendiri melainkan bersama rekan dan saudaranya bernama Dani. Keduanya sudah terlebih dulu tertangkap polisi. Selain menggasak motor korban di wilayah Kecamatan Terara, komplotan ini juga berhasil membawa kabur dum truk di Lendang Bedurik, Kecamatan Selong, Juli lalu.

Pelaku mengaku uang hasil curian digunakan untuk membayar utang dan kebutuhan sehari-hari. “Dalam dua menit, sepeda motor curian sudah bisa dijalankan,” kata pelaku.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti berupa dum truk dan motor milik pelaku yang digunakan untuk beraksi. Sedangkan motor hasil curian sudah dijual ke penadah.


Editor : Umaya Khusniah