Realisasi Investasi di Batam Lampaui Target, Angka Ekspor 2021 Tunjukkan Tren Positif

Rizqa Leony Putri ยท Selasa, 11 Mei 2021 - 13:32:00 WIB
Realisasi Investasi di Batam Lampaui Target, Angka Ekspor 2021 Tunjukkan Tren Positif
(Foto: dok BP Batam)

BATAM, iNews.id - Meski terkendala pandemi Covid-19, Batam masih menjadi salah satu destinasi investasi untuk menanamkan modal. Hal ini menandakan optimisme para penanam modal terhadap iklim investasi di Batam.

Ini dibuktikan dengan adanya perkembangan investasi di Batam pada 2020 berhasil melebihi target yang telah ditetapkan. Hal ini disampaikan melalui Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam Dendi Gustinandar pada Jumat (7/5/2021).

Dendi mengatakan, 2020 merupakan tahun tantangan untuk seluruh negara di dunia. Tercatat, hanya China dan Vietnam yang berhasil membukukan pertumbuhan ekonomi positif.

Sementara itu, untuk ratusan negara lainnya, justru membukukan hasil yang sebaliknya. Demikian halnya dengan Batam yang pada tahun lalu sempat menyentuh angka pertumbuhan -2,55 persen.

“Walaupun angka itu masih lebih baik dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau, tapi tetap masih menjadi tantangan bagi Batam yang merupakan daerah investasi dengan status FTZ,” ujar Dendi.

Selama masa pandemi berlangsung, BP Batam kemudian mengambil beberapa langkah strategis untuk terus meningkatkan daya saing Batam sebagai kawasan tujuan investasi internasional dan nasional. Sejumlah percepatan infrastruktur prioritas terus digesa seperti infrastruktur jalan, Bandara Hang Nadim, serta Pelabuhan Batu Ampar.

Pihaknya juga meningkatkan hubungan efektif dengan para investor melalui platform digital yang ada. Seluruh usaha tersebut berbuah manis saat BP Batam mampu melampaui total target investasi dari yang semula ditargetkan Rp14,6 triliun, kini mampu tercapai hingga Rp22,3 triliun atau 152 persen dari target 2020.

“Penanaman Modal Asing (PMA) berhasil mencapai Rp9,3 triliun, sedangkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berhasil unggul mencapai Rp13 triliun. Ini tentu melebihi ekspektasi kita semua,” katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Direktorat Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, dari data Realisasi investasi PMA berdasarkan negara pada 2020 masih dipimpin oleh negara Singapura dengan nilai investasi 360,4 juta dolar AS dan 867 proyek.

Selanjutnya, Luxembourg dengan nilai investasi 140,7 juta dolar AS dan 15 proyek. Kemudian, di posisi ketiga adalah Jerman dengan nilai investasi 26,6 juta dolar AS dan 25 proyek.

Dia menambahkan, dengan meningkatnya realisasi investasi PMA, menunjukkan optimisme negara asing untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya Batam. Ini juga sekaligus menjadi pertanda kondusivitas iklim investasi di Batam yang baik.

Ekspor Hasil Industri dari Batam Sumbang 79 Persen Ekspor Hasil Industri Kepri di Triwulan I-2021

Sementara itu, tercatat ekspor kumulatif nonmigas Kota Batam mencapai 2,31 miliar dolar AS dan menyumbang 78 persen dari ekspor nonmigas kumulatif (Januari-Maret) Kepulauan Riau Triwulan Pertama 2021.

“Pada Maret saja, Kota Batam menyumbang 74 persen dari total ekspor nonmigas se-Kepri atau sekitar 829 juta dolar AS. Ini menunjukkan tren positif kegiatan ekspor di Kota Batam masih berlangsung dengan baik dan prima,” ucapnya.

Dendi menuturkan, menurut data dari BPS Kota Batam, naiknya nilai ekspor Bulan Januari-Maret 2021 disebabkan oleh meningkatnya ekspor kumulatif sektor nonmigas Kota Batam sebesar enam persen.

“Sektor nonmigas didominasi oleh Hasil Industri, di mana hasil ekspor hasil industri Batam menyumbang 79 persen dari ekspor hasil industri Kepri," tutur Dendi.

Hal ini, lanjut Dendi, didukung dengan adanya 26 Kawasan Industri dan Ribuan PMA di Batam, maka hasil industri di Batam sangat dominan.

"Untuk Triwulan I-2021, nilai ekspornya sendiri yang terbesar adalah golongan barang mesin/peralatan listrik dengan peran sebesar 43 persen atau 986 juta dolar AS. Kemudian, golongan mesin-mesin/pesawat mekanik, serta minyak dan lemak hewan/nabati masing-masing 12 persen atau sebesar 279 juta dolar AS,” katanya. (CM)

Editor : Rizqa Leony Putri