Razia Produk Sarden, Dinkes Batanghari Temukan Parasit Cacing

Maskun Sopwan ยท Sabtu, 24 Maret 2018 - 11:59:00 WIB
Razia Produk Sarden, Dinkes Batanghari Temukan Parasit Cacing
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batanghari, Jambi menggelar razia ke sejumlah minimarket terkait temuan cacing dalam produk sarden kemasan. (Foto: iNews.id/Maskun)

BATANGHARI, iNews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batanghari, Jambi menggelar razia ke sejumlah minimarket terkait temuan cacing dalam produk sarden kemasan. Petugas mendapati sejumlah parasit cacing di dalam produk sarden bermerek Farmer Jack Mackerel.

Razia dilakukan selain untuk mengantisipasi beredarnya sarden mengandung parasit cacing juga memastikan sejumlah produk yang sudah atau mendekati masa kadaluarsa.

Kepala Dinas Kesehatan Batanghari Elfi Yennie mengatakan, petugas dinkes berhasil menemukan satu produk sarden bermerek Farmer Jack Mackerel yang didalamnya terdapat parasit cacing. Produk tersebut ditemukan di salah satu minimarket yang ada di Kota Muara Bulian, Batanghari. Hasil pengecekan sampel, pihak dinkes menemukan sejumlah cacing yang diduga jenis anisakis.


"Ternyata tadi kami temukan satu dalam razia sarden bermerek Farmer Jack Mackarel dan itu kebetulan satu-satunya yang belum terjual. Secara fisik saja kami sudah dapat melihat beberapa cacing ditemukan. Tentunya ini tidak layak konsumsi," kata Yennie di ruang kepala dinkes Batanghari, Minggu (24/3/2018).

Atas temuan tersebut, Dinkes Batanghari segera melaporkan kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi jambi untuk ditindaklanjuti. Langkah antisipasi harus dilakukan segera sebelum peredaran produk memakan korban.

Sementara, Kepala BPOM Provinsi Jambi Ujang Supriatna menegaskan, institusinya akan segera menarik produk ikan sarden yang terbukti mengandung parasit cacing, terutama terhadap tiga produk yang sudah diinstruksikan, yakni merk Farmer Jack, Io dan Hoki.

"Kalau masih banyak, ini (sarden mengandung parasit cacing) harus segera ditarik dari peredaran. Berdasarkan informasi dari dinkes ini hanya tinggal satu kaleng (merek Farmer Jack) saja yang ditemukan di Batanghari. Namun demikian kami akan menelusuri langsung ke outletnya untuk kami perdalam lagi, kira-kira ini (Farmer Jack) didapat dari mana," kata Ujang.

Editor : Achmad Syukron Fadillah