Puluhan Rumah di Polewali Mandar Rusak Parah Diterjang Puting Beliung

Huzair Zainal ยท Sabtu, 02 November 2019 - 20:01 WIB
Puluhan Rumah di Polewali Mandar Rusak Parah Diterjang Puting Beliung
Dinding rumah warga diterbangkan puting beliung yang menerjang Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar, Sabtu (2/11/2019). (Foto: iNews/Huzair Zainal)

POLEWALI MANDAR, iNews.id – Puluhan rumah rusak parah disapu puting beliung yang menerjang Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar). Meskipun tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian warga ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Dari pantauan iNews pada Sabtu (2/11/2019), kondisi Desa Lenggo porak-poranda setelah bencana yang terjadi Jumat malam (1/11/2019). Data yang diperoleh dari aparat desa setempat, jumlah rumah warga yang rusak mencapai 30 unit.

Kebanyakan bangunan mengalami kerusakan di bagian atap yang terbang dan dinding rumah yang terlepas diterbangkan puting beliung. Bahkan, ada beberapa rumah yang berpindah tempat setelah dihantam angin kencang. Selain itu, beberapa rumah rusak parak sehingga tidak bisa dihuni lagi oleh pemiliknya.

Selain merusak rumah warga, puting beliung juga merusak beberapa fasilitas umum seperti masjid, kantor desa, dan sekolah. Pohon-pohon besar bertumbangan dan menimpa rumah serta masjid pada Jumat malam.

Menurut warga, dashyatnya angin puting beliung terjadi bersamaan dengan hujan deras. Sejumlah warga berhasil menyelamatkan diri keluar dari rumah. Mereka berkumpul di tengah lapangan saat musibah itu terjadi karena khawatir dengan keselamatannya saat di rumah.

“Awalnya mendung, petir menyambar, kemudian hujan deras. Saya di dalam rumah dengan anak-anak. Kami kemudian lari menyelamatkan diri ke lapangan,” kata korban putting beliung, Rahman, Sabtu (2/11/2019).

Balai desa yang rusak parah diterjang puting beliung di Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar, Sabtu (2/11/2019). (Foto: iNews/Huzair Zainal)

Rahman mengatakan, setelah musibah itu terjadi, warga kembali ke rumah dan menemukan bangunan sudah rusak parah diterbangkan angin. Banyak warga yang terpaksa mengungsi di tenda darurat karena tidak mungkin tinggal di rumah.

“Pas selesai hujan, kami lihat dinding rumah sudah roboh diterbangkan puting beliung. Banyak rumah yang terbongkar atapnya, ada yang dindingnya sudah rusak, bahkan ada rumah yang pindah dari lokasi semula,” kata Rahman.

Hingga kini, petugas gabungan dari TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepolisian dan Dinas Sosial Polewali Mandar masih terus melakukan pendataan terhadap kerusakan yang disebabkan bencana angin puting beliung di Kecamatan Bulo.

Warga berharap segera mendapat bantuan dari pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk memperbaiki rumah yang rusak parah. Warga ingin bisa segera kembali beraktivitas dengan normal. “Harapan kami, semoga bantuan bisa secepatnya datang. Kami bisa memperbaiki rumah sehingga bisa segera ditempati,” ujar Rahman.

Sebelum musibah ini, Polewali Mandar sudah dilanda cuaca ekstrem sejak tiga hari terahkir. Beberapa rumah warga juga rusak parah akibat dihantam puting beliung di Kecamatan Matakali dan Tinambung.


Editor : Maria Christina