PSBB Tangerang Raya Diperpanjang hingga 17 Mei 2020

Antara, Reza Yunanto · Sabtu, 02 Mei 2020 - 17:42 WIB
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang hingga 17 Mei 2020
Gubernur Banten Wahidin Halim (Foto: Instagram Wahidin Halim)

TANGERANG, iNews.id - Gubernur Banten Wahidin Halim memperpanjang masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Raya mulai 4 Mei 2020 hingga 17 Mei 2020. Perpanjangan tersebut diharapkan efektif untuk menurunkan jumlah kasus baru pasien positif corona di wilayah ini.

Wahidin mengatakan, PSBB diperpanjang setelah melihat perkembangan pandemi Covid-19 di wilayah Tangerang Raya yakni Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan memperhatikan hasil evaluasi dari pelaksanaannya. Perpanjangan PSBB ini juga telah dibahas dalam teleconference Evaluasi PSBB Tangerang Raya, pada Jumat (1/5/2020).

"Perpanjangan PSBB dilaksanakan selama 14 hari sejak 4 Mei 2020 sampai dengan 17 Mei 2020. PSBB dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)," kata Wahidin Halim di Kota Tangerang, Sabtu (2/5/2020).

Perpanjangan PSBB tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Banten Nomor 443/Kep.149-Huk/2020 tentang Penetapan Perpanjangan PSBB di Wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tertanggal 2 Mei 2020.

Wahidin menjelaskan, perpanjangan juga memperhatikan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/249/2020 tentang Penetapan PSBB di Wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19).

Kemudian, Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.114-Huk/2020 tentang Penetapan Kejadian Luar Biasa Corona (Covid-19) di Wilayah Provinsi Banten. Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.140-Huk/2020 tentang Penetapan PSBB di Wilayah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

​​​​​​Selain itu juga, Surat Pengantar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Nomor 800/1348/Kes-Yan/2020 tanggal 29 April 2020 perihal Pemohonan Konsultasi Dokumen Keputusan Gubernur Banten tentang Perpanjangan Pelaksanaan PSBB dalam penanganan Covid-19 di daerah Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

"Pemprov Banten menetapkan perpanjangan PSBB di wilayah Tangerang Raya dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi Banten," katanya.

Wahidin mengatakan, selanjutnya pemerintah daerah baik Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan, wajib melaksanakan PSBB sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kemudian, secara konsisten mendorong serta menyosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.

"Berdasarkan hasil evaluasi PSBB sebelumnya, ada tren penurunan jumlah kasus baru dibandingkan sebelum penerapan PSBB. Maka saya harap perpanjangan kali ini jauh lebih efektif dan hasilnya lebih baik," katanya.

Sementara terkait waktu dimulai dan lamanya operasional pos pemeriksaan di wilayah kabupaten/kota se-Tangerang Raya diatur oleh bupati/wali kota. Masing-masing daerah memiliki kebijakan yang tepat dalam pelaksanaan pemeriksaan karena disesuaikan dengan kondisi dan situasi yang ada.

"Waktu penetapan perpanjangan PSBB ditetapkan oleh bupati/wali kota," ujarnya.

Terkait masalah realokasi dan refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) selama pandemi corona, Wahidin menegaskan alokasi untuk pendidikan dan kesehatan tidak boleh dikurangi dan tidak boleh diganggu.

"Pemprov Banten belum melakukan pengurangan terhadap guru honorer, termasuk untuk tenaga non-ASN honorer di pemerintah daerah," katanya.


Editor : Maria Christina