Posko Covid-19 di Desa Air Batu Merangin Dibakar Massa, Polisi Tangkap 5 Diduga Provokator

Nanang Fahrurozi ยท Jumat, 22 Mei 2020 - 16:46 WIB
Posko Covid-19 di Desa Air Batu Merangin Dibakar Massa, Polisi Tangkap 5 Diduga Provokator
Lima terduga provokator aksi perusakan posko COVID-19 dan pembakaran Kantor Kepala Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Jambi, dihadirkan saat pemaparan di Mapolres Merangin, Jumat (19/5/2020). (Foto: iNews/Nanang Fahrurozi)

MERANGIN, iNews.id - Polres Merangin menangkap lima warga yang diduga menjadi provokator aksi perusakan posko COVID-19 dan pembakaran Kantor Kepala Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Jambi, pada Selasa (19/5/2020) malam lalu. Kelimanya saat ini masih diperiksa di Mapolres Merangin.

Kelima warga Desa Air Batu tersebut diamankan setelah Polres Merangin melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan data dan barang bukti. Polisi juga meminta keterangan dari beberapa saksi terkait aksi yang telah menimbulkan kerugian materiel mencapai ratusan juta rupiah itu.

Diketahui, aksi pembakaran dan perusakan pada Selasa malam itu dilakukan oleh ratusan warga. Mereka kecewa karena menilai penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) tidak tepat sasaran.

Jajaran Satreskrim Polres Merangin langsung menuju Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap. Petugas menyisir ke rumah-rumah terduga provokator dan sekaligus pelaku pembakaran posko Covid-19 serta perusakan kantor kepala desa.

Dari hasil penyisiran, petugas berhasil mengamankan lima orang terduga pelaku. Masing-masing memiliki peran sendiri-sendiri. Adapun kelima warga yang diamankan petugas, yakni HM (33); SP (27); JP (26), DM (35); dan SD (38). Kelima warga tersebut saat ini masih diinterogasi pihak kepolisian.

Dari hasil interogasi, penyidik Polres Merangin telah menetapkan empat tersangka. Sementara status satu warga saat belum ditetapkan karena polisi masih mendalamai perannya dalam peristiwa tersebut.

"Kami berhasil mengamankan lima terduga pelaku pembakaran dan perusakan. Empat terduga pelaku sudah kami tetapkan menjadi tersangka," kata Kapolres Merangin AKBP Mokhamad Lutfi, Jumat (22/5/2020).

Kapolres Merangin mengatakan, sementara kasus ini terus dikembangkan oleh pihak Polres Merangin. Tidak menutup kemungkinan tersangka akan terus bertambah.

"Jika perbuatannya terbukti, pelaku nantinya akan dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang pelaku kekerasan terhadap orang atau barang dimuka umum dengan ancaman lima tahun penjara," ujarnya.

Sebelumnya, massa di Desa Air Batu mengamuk karena tidak mendapatkan BLT. Mereka merusak kantor kepala desa dan membakar posko Covid-19, pada Selasa malam (19/5/2020). Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun kerugian diperkirakan ratusan juta.

Aksi itu berawal dari kecurigaan warga pada penyaluran BLT. Mereka menuding pihak arapat desa menyalurkannya kepada orang-orang yang tidak berhak. Sementara warga yang seharusnya berhak menerima bantuan senilai Rp600.000 melalui dana desa tidak mendapatkannya.


Editor : Maria Christina