Polisi Ungkap Kasus Prostitusi Online Anak di Ambon

Antara ยท Kamis, 21 Februari 2019 - 08:34:00 WIB
Polisi Ungkap Kasus Prostitusi Online Anak di Ambon
Ilustrasi pemeriksaan polisi. (Foto: Dok iNews).

AMBON, iNews.id - Polisi menangkap dua tersangka muncikari prostitusi online di Kota Ambon, Maluku. Sebanyak 16 orang korbannya ditempatkan di sebuah penginapan sebelum akhirnya diperjual-belikan.

Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon, Ipda Julkisno Kaisupy mengatakan, prostitusi online ini bahkan melibatkan anak di bawah umur sebagai korbannya.

"Hasil pemeriksaan kami menetapkan dua orang wanita inisial K dan F sebagai tersangka kasus prostitusi online," kata Julkisno Kaisupy, di Kota Ambon, Makuku, Rabu (21/2/2019).

Dia mengatakan, kasus prostitusi online anak di bawah umur terungkap setelah salah satu pihak keluarga melaporkan anak yang tidak pulang ke rumah selama satu pekan.

Polisi pun melakukan penyelidikan dan mendapat informasi, korban berada di sebuah penginapan. Setelah dicek ke sana, ternyata benar, korban berada di sana bersama teman-temannya.

"Mereka berjumlah 18 orang, yakni 10 orang perempuan dan delapan waria. Mereka langsung diamankan polisi," ujat dia.

Menurut dia, seluruh orang yang diamankan tersebut diperiksa di Unit perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Kemudian, dua diantara mereka ditetapkan sebagai tersangka.

"16 korban prostitusi online setelah diperiksa diperbolehkan pulang, sedangkan dua tersangka langsung ditahan," kata dia.

Kedua tersangka terbukti membujuk anak di bawah umur untuk melakukan persetubuhan dengan orang lain. Mereka juga melakukan eksploitasi terhadap mereka.

Para tersangka mencari pelanggan menggunakan aplikasi chat dengan tarif bervariasi antara Rp400.000 hingga Rp1 juta per pelanggan. Mereka juga mengambil untung atas bisnis tersebut.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal