Polisi Tangkap Pembuat Grup Whatsapp Provokasi Demo Pelajar, Pelakunya Bocah STM di Pandeglang

Okezone, Mahesa Apriandi ยท Minggu, 06 Oktober 2019 - 12:30 WIB
Polisi Tangkap Pembuat Grup Whatsapp Provokasi Demo Pelajar, Pelakunya Bocah STM di Pandeglang
Ilustrasi penangkapan pelaku. (Foto: Istimewa).

Pelaku berinisial AG (16) diamankan pada Minggu (6/10/2019). Dia merupakan seorang pelajar SMK di Pandeglang Banten. Data terakhir, grup tersebut memiliki 218 peserta, dan AG merupakan grup admin.

"Kepada anggota Ditreskrimsus Polda Banten, AG mengakui telah membuat grup Whatsapp tersebut lewat ponselnya. Tujuannya agar para pelajar ramai-ramai ikut aksi demo di DPR beberapa waktu lalu," kata Kapolda Banten, Irjen Pol Tomsi Tohir di Mapolda Banten.

Grup Whatsapp ini pertama kali dibuat pelaku pada 27 September lalu. Pengakuannya, AG sempat bergabung di grup Facebook STM se-Bogor, lalu ada yang menyarankan agar dia membuat grup. Setelah dibuat, link-nya disebar agar dia memiliki banyak peserta di dalamnya.

AG, pelajar yang menjadi tersangka pembuat grup Whatsapp untuk para provokasi demo pelajar di Jakarta. (Foto: Okezone).

"Orang yang menyarankan AG sedang kami selidiki," kata Kasubdit 5 Siber Ditreskrimsus Polda Banten, Kompol Wiwin Setiawan.

Meski AG mengaku terpengaruh ajakan provokatif di media sosial, polisi tidak menemukan riwayat percakapan pelaku di media tersebut. Wiwin memastikan, pelaku hanya sebagai pembuat grup dan admin, serta tidak pernah mengirimkan pesan atau konten apapun di grup.

"Pelaku masih di bawah umur dan berdasarkan penyelidikan, tidak ditemukan AG didapati riwayat percakapan apapun di dalam grup itu," ujarnya.

Proses hukum terhadap AG, kata dia, pihak kepolisian akan melakukan pendekatan restorative justice. Cara ini dengan metode pembinaan mental dan persuasif. Pelaku tidak ditahan, namun berdasarkan aturan hukum, AG akan mendapat edukasi tentang kasus yang menjeratnya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal