Polisi Makamkan Mayat Tanpa Identitas di Tenggamus dengan Protokol Covid-19

Indra Siregar ยท Minggu, 09 Agustus 2020 - 11:26 WIB
Polisi Makamkan Mayat Tanpa Identitas di Tenggamus dengan Protokol Covid-19
Proses pemakaman mayat tanpa identitas di Lampung (Indra Siregar/iNews)

TANGGAMUS, iNews.id - Mayat yang belum diketahui identitasnya alias anonim yang ditemukan warga di Pekon Guring, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, Lampung akhirnya dimakamkan. Jenazah itu dimakamkan dipermakaman RSUD Batin Mangunang (RSUD-BM) Kota Agung.

Kapolsek Pematang Sawa Ipda Junaidi mengatakan, pemakaman dilaksanakan setelah melewati beberapa proses yakni evakuasi dari lokasi temuan yang dilakukan tim Inafis Polres Tanggamus dan Polsek Pematang Sawa ke RSUD-BM.

Usai dievakuasi, mayat itu divisum. Dari hasil proses visum yang dilakukan pihak medis RSUD-BM belum ditemukan adanya identitas. Pasalnya, saat ditemukan mayat itu dalam kondisi membusuk.

"Usai proses autopsi, jenazah itu dibawa kembali dari RS Bhayangkara ke RSUD-BM dan langsung dimakamkan dengan protokol Covid-19," kata Junaidi, Minggu (9/8/2020).

Junaidi menambahkan, pihaknya masih menunggu hasil autopsi guna mengetahui penyebab kematian mayat tanpa identitas itu.

Junaidi juga mengimbau masyarakat khususnya Kabupaten Tanggamus yang merasa kehilangan anggota keluarga agar dapat melapor kepada Polsek terdekat maupun Polres Tanggamus.

"Dengan melapor atau menginformasikan kepada pihak kami, diharapkan dapat membantu pengungkapan mayat anonim tersebut," katanya.

Sebelumnya, mayat tanpa identitas yang ditemukan di Pekon Kaur Gading, Kecamatan Pematang Sawa. Polisi melakukan pemeriksaan dari visum hingga autopsi untuk mengungkap penyebab kematian serta identitas si mayat. Namun, hingga saat ini identitasnya belum terungkap.

Hasil visum untuk pemeriksaan luar diketahui, mayat berjenis kelamin laki-laki, tinggi badan 155 cm, berat badan 60 kg. Kondisi muka sudah tidak dapat dikenali dan kulit kepala terkelupas, gigi dalam kondisi utuh, tidak ditemukan luka terbuka.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto