Polisi Identifikasi 236 Jenazah Korban Tsunami, 8 Masih di RSUD Banten

Antara ยท Jumat, 28 Desember 2018 - 16:54 WIB
Polisi Identifikasi 236 Jenazah Korban Tsunami, 8 Masih di RSUD Banten
Petugas Basarnas bersama relawan mengevakuasi jenazah korban gelombang tsunami Selat Sunda di Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten. (Foto: Antara)

PANDEGLANG, iNews.id - Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengidentifikasi sebanyak 236 dari 244 jenazah di RSUD Berkah Pandeglang hasil evakuasi bencana tsunami yang menerjang Perairan Selat Sunda.

Jenazah korban tsunami terus bertambah karena petugas dan relawan melakukan evakuasi untuk menemukan warga yang hilang dan belum ditemukan.

"Sebagian besar korban yang sudah teridentifikasi dibawa oleh anggota keluarganya," kata Kabid Humas Polda Banten, AKBP Edy Sumardi, di Pandeglang, Jumat (28/12/2018).

Pengidentifikasian jenazah itu melibatkan DVI Polri sejak terjadi bencana tsunami. Dari 236 itu, kata dia, jenazah yang sudah diambil oleh keluarganya sebanyak 235 jenazah.

Sedangkan, satu jenazah bernama Kardi Suryadi (43) warga Kampung Rawajulang, Bekasi, Jawa Barat belum diambil keluarga. "Kami meminta keluarganya bisa langsung mendatangi RSUD Berkah Pandeglang untuk mengambil jenazah itu," katanya.

Menurut dia, pihak keluarga bisa saja menghubungi Polsek maupun Polres apabila ada keluarga yang menghilang saat mengunjungi pantai Pandeglang.

Saat ini, jenazah yang belum teridentifikasi sebanyak delapan jenazah berada di RSUD Berkah Pandeglang. Jenazah yang belum teridentifikasi itu sudah membengkak dan sulit dikenali.

Dia juga meminta anggota keluarga yang hilang dan masih mencari informasi bisa saja menghubungi 0878-8005-2760, 0852-1167-2708 dan 0852-1167-2721.

"Kami berharap anggota keluarganya yang hilang dan bisa melihat langsung jenazah korban tsunami di RSUD Berkah Pandeglang itu," katanya.

Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia akibat tsunami Selat Sunda di Provinsi Banten dan Lampung bertambah menjadi 425.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Zaenal Arifin mengatakan, sSebagian besar jenazah korban tsunami sudah teridentifikasi kepolisian dan dibawa keluarganya.

Dia merinci jumlah korban meninggal dunia akibat tsunami Selat Sunda hingga Jumat pukul 13.00 WIB tercatat 309 orang di Banten dan 116 di Lampung. Selain itu ada 19 orang yang dilaporkan hilang.

Di Banten, jumlah korban meninggal dunia paling banyak di Pandeglang dengan jumlah korban meninggal dunia di Pantai Panimbang 74 orang, Pantai Carita 71 orang, Pantai Tanjung Lesung 54 orang, Pantai Labuan 45 orang dan Pagelaran 14 orang.

Sementara jumlah korban yang mengalami luka-luka sebanyak 1.041 orang dengan rincian 757 orang di Banten dan 284 orang di Lampung.


Editor : Kastolani Marzuki