Polisi Buru Pemain Layang-Layang Benang Kawat yang Menewaskan Korban

Antara ยท Sabtu, 26 Januari 2019 - 09:44 WIB
Polisi Buru Pemain Layang-Layang Benang Kawat yang Menewaskan Korban
Ilustrasi korban tewas. (Foto: Antara).

PONTIANAK, iNews.id - Polresta Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) memburu pemain layang-layang yang menggunakan tali kawat dan gelasan (benang tajam) yang menyebabkan seorang pengendara tewas.

Dalam peristiwa tersebut, pengendara tewas karena tersengat listrik. Tiga orang lainnya mengalami luka-luka pada Jumat (25/1/2019) kemarin.

"Saya sudah perintahkan Kapolsek Pontianak Timur untuk menyelidiki dan mengusut tuntas kasus tali kawat layang-layang hingga menyebabkan korban meninggal," kata Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir, di Mapolres Pontianak, Kalbar, Sabtu (26/1/2019).

BACA JUGA: Tersangkut Paralayang, Kru Tewas Jatuh dari Ketinggian di Parangtritis

Menurut dia, kasus ini harus diusut tuntas supaya pemain layang-layang tersebut diproses hukum. Sebab, selama dirinya menjabat sejak dua lalu, sudah ada dua kasus serupa yang memakan korban.

Untuk itu, dia ingin agar jajaran polsek melakukan penyelidikan dan memburu pemain layang-layang. Polisi juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak agar mencegah warga mencegah warga membuat layang-layang kawat.

"Kami juga menindak pembuat layang-layang tersebut," ujar dia.

Ke depannya pemain dan pembuat layang-layang tidak hanya diancam tipiring (tindak pidana ringan), tetapi lebih kepada memberikan efek jera yakni ancaman tindak pidana. Karena dampaknya sangat besar hingga menyebabkan orang meninggal.

BACA JUGA: Tak Mampu Bayar Semester, Mahasiswa di Tangerang Diduga Bunuh Diri

Sebelumnya, korban atas nama Agustami (38) tewas di tempat setelah berusaha menyelamatkan tiga korban lainnya, yakni Eli (17), Putri (14), dan Fitriani (15) para pelajar SMP di Kota Pontianak, yang terjerat benang kawat layang-layang putus.

Agustami tewas karena kesetrum tali kawat layang-layang yang putus, Jumat kemarin sekitar pukul 17.30 WIB, di Jalan Tanjung Harapan, Gang Potlot, Kecamatan Pontianak Timur.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyatakan Pemkot siap bekerja sama dengan kepolisian dalam menertibkan para pemain dan pembuat layang-layang di Pontianak.

BACA JUGA: Tak Mampu Bayar Semester, Mahasiswa di Tangerang Diduga Bunuh Diri

"Kami juga akan merevisi Perda tentang Larangan Bermain Layang-layang yang sebelumnya hanya memberikan sanksi tipiring bagi pemain, tetapi nantinya pembuat layang-layang juga bisa disanksi hukum," katanya pula.

Edi mengimbau kepada masyarakat Kota Pontianak agar tidak lagi bermain layang-layang, karena berdampak besar dan membahayakan keselamatan pemain itu sendiri maupun orang lain.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal