Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 117 Kg Sabu Jaringan Internasional dari Malaysia

Banda Haruddin Tanjung ยท Jumat, 17 September 2021 - 15:32:00 WIB
Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 117 Kg Sabu Jaringan Internasional dari Malaysia
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi saat pengungkapan kasus 117 sabu. (Foto: MPI/Banda Haruddin Tanjung)

PEKANBARU, iNews.id - Polda Riau mengagalkan penyelundupan narkotika jaringan internasional dari Malaysia. Dalam pengungkapan kasus ini, barang bukti yang diamankan sebanyak 117 kilogram sabu dan 1.000 butir pil ekstasi.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, dalam pengungkapan kasus jaringan internasional ini, polisi bekerja sama dengan Bea Cukai dan Kanwil Kemenkumham Riau. 

"Peredaran narkoba ini dilakukan tujuh jaringan yang beraksi di wilayah Riau," kata Agung, Jumat (17/9/2021).

Dia mengatakan, awalnya petugas gabungan melakukan pengungakapan kelompok jaringan di Kabupaten Bengkalis, Riau. Kemudian saat penggerebekan ditemukan 3 kg sabu dan 1.000 butir ineks.

"Kamo gerebek di pangkalan travel yang akan dikirim ke wilayah Lampung.  Ini dikendalikan tersangka AH yang kita tangkap di Ciamis," katanya.

Pengakuan AH, dia mengendalikan narkoba masuk dan didistribusikan melalui tersangka NS yang ditangkap di Pekanbaru.

"Jaringan Malaysia yang mengendalikan ini melalui kurir, nanti diterima AH dan hasilnya akan diserahkan kepada pelaku yang di Malaysia," ujar jendral bintang dua tersebut.

Kemudian petugas melakukan penyelidikan narkoba yang akan dikirim ke Provinsi Jambi. Barang bukti 2 Kg sabu dan ditangkap dua tersangka.

"Dari tersangka ES disita barang bukti 2 kilogram sabu. Dia bekerja sama dengan HT yang akan membawa sabu ini ke Jambi, namun berhasil kami sergap di Pekanbaru. Jaringan ini dikendalikan LP yang berada di Malaysia," katanya.

Petugas lainnya juga melakukan penyedikan pengiriman narkoba via kargo. Polisi menangkap RP dan menyita batang bukti 4 kg. 

"Barang bukti 4 kilogram sabu yang ditaruh dalam kaleng roti. Jadi ini seakan-akan paket roti. Ini juga dikendalikan dari Malaysia," ujar Kapolda.

Editor : Donald Karouw

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: