PLN Jelaskan Kronologi Kasus Warga dan 5 Kerbau Tewas Tersetrum di Lebak

Nani Suherni · Senin, 23 Agustus 2021 - 17:19:00 WIB
PLN Jelaskan Kronologi Kasus Warga dan 5 Kerbau Tewas Tersetrum di Lebak
Rumah duka Jeri di Kampung Warung Gunung, Desa Penyaungan, Cihara, Lebak (Foto: inews/Iskandar Nasution)

RANGKASBITUNG, iNews.id - PLN bergerak cepat menindaklanjuti kecelakaan arus listrik tegangan rendah yang terjadi di Kampung Warung Gunung, Desa Panyaungan Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Jumat (23/8/2021), pukul 14.37 WIB. Insiden itu mengakibatkan satu warga dan lima ekor kerbaunya tewas tersetrum.

Manager PLN UP3 Banten Selatan, Irwanto Wahyu Kusumo mengatakan, PLN menyampaikan duka mendalam atas kecelakaan yang merenggut satu korban jiwa tersebut. PLN dan keluarga korban didampingi petugas kepolisian dan aparat pemerintah setempat telah menyelesaikan kejadian kecelakaan ini secara kekeluargaan.

"PLN telah menyelesaikan kejadian kecelakaan ini sebaik-baiknya," kata Irwanto Wahyu Kusumo dalam siaran pers yang diterima iNews.id, Senin (23/8/2021).

Irwanto memaparkan kronologi pihaknya mengetahui kecelakaan pada Jumat (20/8/2021) tersebut. Awalnya, sekitar pukul 14.37 WIB, petugas Yantek Bayah 5.1 mendapat laporan dari warga telah terjadi kecelakaan dengan korban satu orang meninggal serta lima ekor kerbau yang diduga ternak peliharaan milik korban. Lokasi kejadian di Kampung Warung Gunung, Desa Panyaungan, Kecamatan Cihara. 

"Usai menerima kabar tersebut, petugas Pelayanan Teknik (Yantek) Bayah 5.1 langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan memadamkan aliran listrik ke arah lokasi kejadian," katanya. 

Setelah melakukan pengamanan, petugas Yantek Bayah 5.1 memastikan penyebab kecelakaan akibat kawat GSW (Ground Steel Wire) yang putus dan menjuntai ke area persawahan. Kawat GSW tersebut diduga melukai isolasi Saluran Kabel Udara Tegangan Rendah (SKUTR) saat tertarik tubuh hewan ternak yang melintas dan menyebabkan kabel GSW menempel pada konduktor. 

"Pada pukul 16.30 WIB, Tim PLN UP3 Banten Selatan telah selesai mengamankan GSW putus dan jaringan dinormalkan kembali," ujarnya. 

Irwanto mengatakan, atas kejadian tersebut, PLN Malingping telah mendatangi rumah keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa sebagai bentuk perhatian dari PLN. "Pihak keluarga ikhlas menerima kejadian tersebut," ucapnya.   

PLN juga mengajak peran serta masyarakat untuk turut mendukung PLN mengawasi dan menjaga infrastruktur kelistrikan, demi menghindari kejadian serupa di kemudian hari.

Editor : Maria Christina

Bagikan Artikel: