Pilu, Tangis Warga Lebak Pecah Usai Dievakuasi dari Desa

Iskandar Nasution ยท Kamis, 02 Januari 2020 - 16:09 WIB
Pilu, Tangis Warga Lebak Pecah Usai Dievakuasi dari Desa
Surtini warga Lebak, Banten, menangis usai dievakuasi dari desanya yang diterjang banjir bandang (Iskandar Nasution/iNews)

LEBAK, iNews.id - Tangis Surtini pecah usai berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dari Desa Bungur Mekar, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Surtini merupakan satu dari ratusan warga yang berhasil dievakuasi keluar dari desanya yang diterjang banjir bandang sejak Rabu (1/1/2020).

Sambil menggendong buah hatinya yang masih kecil, Surtini bercerita jika dia dan warga lainnya teriosolir akibat jembatan yang terputus akibat diterjang banjir. Selain itu, di sekitar tempat tinggalnya dipenuhi dengan lumpur dan puing-puing yang rumah yang hancur. Selain itu, warga juga tidak bisa beraktifitas

Saat ditanya terkait kondisi rumah, sambil menangis Surtini bercerita jika rumahnya hancur lebur tersapu banjir bandang.

"Kondisi rumah hancur semua. Isi rumah gak ada yang selamat," tutur Surtini kepada iNews, Kamis (2/1/2020).

BACA JUGA: Diterjang Banjir Bandang, 20 Jembatan di Lebak Putus

Sambil berjalan dan menggendong anaknya, tangi Surtini semakin menjadi. Saat ini dia hanya mempunyai satu pakaian. Pasalnya, harta bendanya sudah habis terbawa banjir.

"Baju cuma yang dipakai ini," kata dia.

Sementara itu, Surtini bersyukur jika anggota keluarganya selamat meski suaminya harus mengalami luka.

"Keluarga empat orang. Alhamdulillah ada semua, suami saya tak bisa jalan kakinya sakit kena duri," kata Surtini sambil menyeka air matanya.

Surtini dan warga lainnya mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sementara warga lainnya mengungsi ke rumah keluarganya. Ini dilakukan agar tidak ada lagi korban jiwa mengingat cuaca di lokasi masih diguyur hujan.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto