Perampokan di Kantor Pengadilan Agama Kobar, Ini Ciri-Ciri Pelakunya

Sigit Dzakwan Pamungkas ยท Rabu, 17 Juli 2019 - 16:59 WIB
Perampokan di Kantor Pengadilan Agama Kobar, Ini Ciri-Ciri Pelakunya
Tempat di mana korban disekap oleh pelaku perampokan. (Foto: iNews/Sigit Dzakwan).

KOBAR, iNews.id - Kasus perampokan yang terjadi di Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), berjumlah dua orang. Salah satunya memiliki logat Batak, Sumatera Utara (Sumut).

Korban, Kadiyanto (30) yang merupakan penjaga kantor mengatakan, suara pelaku terdengar ketika mengancam dirinya sambil menodongkan pedang.

"Pokoknya saya tiba-tiba di depan pintu sudah ditodong pedang panjang oleh seorang pelaku. Logatnya Batak Sumatera Utara," kata Kadiyanto kepada wartawan di Pangkalan Bun, Kabupaten Kobar, Kalteng, Rabu (17/7/2019).

Menurut dia, kedua perampok masuk area pengadilan memanjat pagar tembok samping kanan bagian belakang. Kemudian mencongkel jendela di ruangan sebelah Posbakum Pengadilan Agama di Jalan Pasir Panjang kilometer 5,5, Kumpai Batu Atas.

Setelah mendapati korban, keduanya mendorong Kadiyanto masuk ke dalam kamar. Di sana barulah tangan dan kakinya diikat. Kemudian mulutnya ditutup lakban.

"Saya sempat melihat mereka berdua memakai penutup kepala, jadi wajahnya tidak terlihat sama sekali. Ciri-cirinya saya masih ingat. Yang satu tinggi besar, yang satu pendek tapi badannya gempal," ujarnya.

Setelah menyekapnya, kata dia, satu pelaku masih tetap menunggu di dalam kamar menjaga korban. Satu pelaku beroperasi mencari barang berharga dan uang.

Sebelumnya, Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Kobar, Kalteng, dirampok pada Rabu (17/7/2019) dini hari. Sebanyak empat unit laptop hilang, satu set kamera CCTV, uang brankas sebesar Rp10 juta, uang Rp1 juta, dan ponsel Kadiyanto.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal