Pengusaha Muda di Bandar Lampung Ditemukan Tewas dengan Senpi Berlumuran Darah

Andres Afandi ยท Kamis, 19 Maret 2020 - 22:34 WIB
Pengusaha Muda di Bandar Lampung Ditemukan Tewas dengan Senpi Berlumuran Darah
Ilustri pembunuhan (Foto: istimewa)

BANDAR LAMPUNG, iNews.id - Pengusaha muda di Bandar Lampung ditemukan tewas dengan senjata api berlumuruan darah di rumah mewah miliknya di kawasan perumahan elit Kelurahan Jaga Baya III, Kamis (19/3/2020).

Jasad korban yang diketahui bernama Dedi Yudari (35) pertama kali diketahui asisten rumah tangga yang curiga karena korban sejak dua hari terakhir tidak keluar kamar.

Penemuan mayat korban kemudian dilaporkan ke polisi. Petugas Inafis Polresta Bandar Lampung beserta Polsek Sukarame kemudian mendatangi lokasi dan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pemeriksaan olah TKP dilakukan tertutup. Polisi menemukan sejumlah barang bukti di dalam kamar tidur korban berupa senjata api yang berlumuran darah, dua botol minuman ringan, serta sebuah buku BPKB kendaraan yang tergeletak di atas meja lemari di dalam kamar tidur korban.

Kapolsek Sukarame, Kompol Evinater Sialagan mengatakan, jasad korban ditemukan pertama kali oleh asisten rumah tangganya yang curiga karena korban sejak dua hari tidak kunjung keluar dari kamarnya.

“Saat pintu kamar dibuka paksa oleh asisten rumah tangganya korban sudah ditemukan tidak bernyawa dengan posisi tergeletak dibawah meja lemari dengan kondisi bagian wajah terluka,” katanya.

Terkait penyebab tewasnya korban apakah bunuh diri atau dibunuh, Kapolsek mengaku belum bisa menyimpulkan. Namun kuat dugaan korban tewas setelah mengakhiri hidupnya dengan menggunakan senjata api yang ditemukan tak jauh dari jasad korban.

“Kami masih menyelidiki motif atas tewasnya korban dengan meminta keterangan saksi di lokasi kejadian,” katanya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, jasad korban kemudian dibawa polisi ke Rumah Sakit Umum Abdul Muluk Bandar Lampung.

Asisten rumah tangga korban, Silviana menuturkan, korban yang merupakan pemilik usaha belau ini ditemukan sudah tidak bernyawa Kamis pagi. Saat itu empat asisten rumah tangganya mencoba memanggil korban yang tidak kunjung keluar dari dalam kamar sejak Selasa (17/3/2020).

“Sudah dua hari bapak tidak keluar kamar. Dia tinggal seorang diri dan masih berstatus lajang. Kedua orang tuanya tinggal di Jakarta,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki