Pemerkosa di Aceh Dihukum Cambuk 175 Kali, Eksekusi Dihentikan karena Kesakitan

Antara ยท Jumat, 25 September 2020 - 03:30:00 WIB
Pemerkosa di Aceh Dihukum Cambuk 175 Kali, Eksekusi Dihentikan karena Kesakitan
Terpidana kasus pemerkosaan di Aceh menjalani hukuman cambuk, Kamis (24/9/2020). (Antara)

BANDA ACEH, iNews.id - Seorang pria terpidana kasus pemerkosaan di Banda Aceh menjalani hukuman cambuk sebanyak 175 kali. Pada cambukan ke-48, hukuman dihentikan karena terpidana mengaku kesakitan.

Terpidana itu bernama Roni. Dia dijatuhi hukuman cambuk 175 kali dan pemotongan masa tahanan selama enam bulan dengan cambukan sebanyak enam kali.

Hukuman cambuk dilaksanakan Kejaksaan Negeri Banda Aceh di Taman Bustanussalatin Banda Aceh, Kamis (24/9/2020) sore. Namun Roni tak bisa menyelesaikan hukuman cambuk tersebut karena beberapa kali mengaku kesakitan.

"Di hukuman ke-48, terpidana mengaku sakit. Sebelumnya berulang kali eksekusi cambuk dihentikan karena terpidana mengaku kesakitan," kata Kepala Seksi Pidana Umum, Kejari Banda Aceh, Yudha Utama Putra.

Dia mengatakan, pada cambukan ke-48 akhirnya kejaksaan memutuskan untuk menghentikan eksekusi. Penundaan tersebut juga berdasarkan pemeriksaan kesehatan.

"Eksekusi cambuk ditunda karena terpidana gagal melaksanakan seluruh hukuman," tuturnya.

Menurutnya, kasus pemerkosaan Roni belum ditangani kepolisian. Dia terbukti bersalah berdasarkan vonis majelis hakim Mahkamah Syariah melanggar Pasal 50 jo Pasal 1 Angka 30 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Editor : Reza Yunanto