Pasien Kabur dari Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Waingapu, Diduga karena Lapar

Dionisius Umbu Ana Lodu · Sabtu, 20 Maret 2021 - 12:24:00 WIB
Pasien Kabur dari Ruang Isolasi Covid-19 RSUD Waingapu, Diduga karena Lapar
Ambulans yang menjemput kembali pasien Covid-19 yang kabur dari ruang Isolasi RSUD URM - Waingapu, Sumba Timur (Foto: istimewa)

SUMBA TIMUR, iNews.id - Seorang pasien berinisial PD (49) kabur dari ruang isolasi RSUD Umbu Rara Meha (URM), Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, NTT, (19/3/2021). Kepada keluarga, PD mengaku lapar karena makan yang diberikan rumah sakit basi.

Pasien tersebut diketahui kabur setelah sebelumnya menyelinap dari pantauan petugas. Dia juga melepaskan selang serta botol infus. PD kabur menuju kediaman keluarganya di seputaran wilayah Kawangu, Kecamatan Pandawai.

Informasi yang berhasil dihimpun dari sejumlah sumber menyebutkan, PD kabur karena merasa tidak mendapatkan pelayanan optimal dari petugas. Selain itu disebutkan yang bersangkutan masih merasa lapar. 

“Begitu dapat informasi perihal kaburnya pasien itu, saya sempat telpon adik yang bersangkutan. Adiknya bilang, kakaknya kabur karena merasa tidak dilayani dengan baik oleh petugas. Dia bilang hanya diinfus saja, dan saat diberikan makan, ada yang basi,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Pura Tanya ketika dikonfirmasi Sabtu (20/3/2021) siang tadi.

Pura Tanya memberikan konfirmasi karena merupakan salah satu orang yang pertama kali menginformasikan peristiwa kaburnya PD, di group WhatsApp Forum Pengurangan Resiko Bencana (Forum PRB) Sumba Timur, Jumat (19/3/2021) kemarin. PD masih terhitung sebagai iparnya itu akhirnya berhasil didekati secara persuasif, sehingga dibawa kembali ke ruang isolasi RSUD–URM.

“Semalam Satgas dan juga pemerintah setempat telah mendekati yang bersangkutan dan keluarganya, sehingga bisa kembali dibawa ke RSUD lagi dengan ambulans,” katanya.

Jonker Telnoni, Ketua Tim Survelance Satgas Covid–19 Sumba Timur yang dihubungi terpisah, Sabtu (20/3/2021) siang lalu mengatakan, PD sebenarnya merupakan pasien rujukan dari RS Imanuel.

“Yang bersangkutan itu awalnya berobat ke Rumah Sakit Imanuel, Jumat kemarin. Di sana  saat dirapid antigen ternyata positif, sehingga dirujuk ke RSUD. Setibanya di RSUD yang bersangkutan diisolasi sembari menunggu hasil SWAB ataupun Test Molekuler Cepat atau TCM, belum tahu hasilnya dia sudah kabur,” kata Jonker.

Kabar kaburnya pasien itu kemudian ditindaklanjuti Satgas dengan melakukan pelacakan keberadaanya, lalu kemudian, dilakukan penjemputan oleh tim. 

“Jadi semalam tim langsung jemput, dan kini yang bersangkutan telah diarawat dan dipantau petugas. Hingga kini juga masih ditunggu hasil TCM – nya, yang mungkin akan nantinya,” ucap Jonker.

Jika nantinya hasil TCM pasien tersebut positif, tim akan secepatnya melakukan tracing bagi siapa saja yang sempat melakukan kontak.

Editor : Nani Suherni

Bagikan Artikel: