Pascateror Penembakan KKB, Karyawan Freeport dan Keluarga Diminta Waspada

Chanry Andrew Suripatty, Antara ยท Selasa, 31 Maret 2020 - 15:38:00 WIB
Pascateror Penembakan KKB, Karyawan Freeport dan Keluarga Diminta Waspada
Anggota Brimob menerima pengarahan sebelum mengejar KKB yang melakukan penembakan di Kantor OB PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua, Senin (30/3/2020). (Foto: Antara)

JAYAPURA, iNews.id – Manajemen PT Freeport Indonesia mengingatkan para karyawan dan keluarga waspada dan berhati-hati pascateror penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Senin (30/3/2020). Penembakan itu menewaskan satu karyawan berkebangsaan Selandia Baru.

Juru Bicara PT Freeport Indonesia, Reza Pratama mengatakan, bila ada yang mencurigakan di komunitas dan area kerja, karyawan dan keluarga diharapkan segera melaporkannya. “Selain itu, manajemen juga sudah merumahkan karyawan yang bertugas di Kuala Kencana,” kata Reza.

Insiden penembakan di sekitar kawasan perkantoran perusahaan pertambangan terbesar di Indonesia, di Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Senin (30/3/2020), menyebabkan tujuh orang terluka. Satu di antaranya meninggal, yakni Greme Thomas Wall berkebangsaan Selandia Baru.

Dua karyawan lainnya Jibril MA Bahar dan Ucok Simanungkalit. Saat ini keduanya masih dirawat intensif di RS Tembagapura. Sementara empat lainnya sudah diizinkan pulang setelah mendapat penganganan medis.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw sebelumnya mengatakan, aksi penembakan di Kuala Kencana dilakukan KKB pimpinan Joni Botak yang area operasinya di sekitar Kali Kopi. Pengejaran saat ini masih dilakukan oleh tim gabungan TNI-Polri.

“Saya dan Pangdam XVII Cenderawasih hari ini terbang ke Timika dengan menggunakan pesawat carteran,” kata Irjen Pol Waterpauw.

Editor : Maria Christina

Follow Berita iNewsRegional di Google News

Bagikan Artikel: