Pasangan Suami Istri di Seruyan Kalteng Tertimpa Pohon Tumbang yang Dipangkas Petugas

Antara ยท Rabu, 27 November 2019 - 19:35 WIB
Pasangan Suami Istri di Seruyan Kalteng Tertimpa Pohon Tumbang yang Dipangkas Petugas
Warga bersama petugas BPBD membersihkan sisa-sisa ranting dan batang pohon tumbang di Cirebon. (Foto: iNews/Toiskandar).

SERUYAN, iNews.id - Pasangan suami istri tertimpa pohon tumbang saat melintas di Jembatan Soekarno-Hatta, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng). Namun penyebabnya bukan karena angin kencang atau hujan deras, melainkan sedang ada pemangkasan pohon tinggi oleh petugas dinas.

Kedua korban, Firmansyah (38) dan Rahmawati (37), langsung dilarikan ke RSUD Kuala Pembuang menggunakan mobil ambulans. Beruntung keduanya hanya mengalami luka ringan.

"Seperti biasa pohon ditiup angin dan bergerak-gerak. Setelah lewat, tiba-tiba pohon tersebut tumbang dengan cepat dan tidak bisa kami hindari. Saya dan istri pun akhirnya tertimpa pohon tersebut," kata Firman kepada wartawan di rumah sakit, Kabupaten Seruyan, Kalteng, Rabu (27/11/2019).

BACA JUGA: Badai di Lebak Banten, Pohon Tumbang Halangi Kendaraan Melintas di Jalan Sentral Rangkasbitung

Saat itu dia tidak melihat ada petugas atau pun orang yang berada di atas jembatan. Dia tidak tahu penyebabnya bahwa sedang ada kegiatan pembersihan pohon, sehingga dia mengira insiden ini lantaran faktor alam.

Sementara itu Camat Seruyan Hilir, Idham BW Kusumah mengatakan, dia sempat melihat ada pohon tumbang di sekitar jalan tersebut. Dia pun sempat sempat menduga pohon roboh dengan sendirinya, ternyata itu dikarenakan pelaksanaan program Dinas Pekerjaan Umum Seruyan.

BACA JUGA: Pohon Tumbang Timpa 2 Pengendara Motor di Cirebon, 1 Orang Luka-Luka

"Kalau tidak dibersihkan dikhawatirkan membahayakan bagi pengguna jalan. Namun, diduga tukangnya salah perhitungan, sehingga saat dirobohkan dan dipengaruhi angin kencang mengarah ke jembatan," kata Idham.

Perlu waktu membersihkan pohon tumbang yang berada di jalan dan saat ini kenderaan roda dua dan mobil sudah bisa melintas, sedangkan truk belum bisa melaluinya hingga proses pembersihan selesai dilakukan.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal