Palsukan Identitas, Pelaku Pernikahan Sejenis di Lombok Barat Terancam 5 Tahun Penjara

Muzakir ยท Senin, 08 Juni 2020 - 15:55:00 WIB
Palsukan Identitas, Pelaku Pernikahan Sejenis di Lombok Barat Terancam 5 Tahun Penjara
Tersangka Sup alias MT seusai diperiksa di Mapolres Lombok Barat atas kasus dugaan pernikahan sejenis. (Foto: iNews/Muzakir)

LOMBOK BARAT, iNews.id – MT alias Sup (25) pelaku pernikahan sejenis yang mengeggerkan warga Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) terancam hukuman lima tahun penjara. Sup diduga telah melakukan tindak pidana penipuan dan pemalsuan identitas.

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Dhavid Shidiq mengatakan, hasil pemeriksaan terlapor atau tersangka ini mengakui laki-laki. Dia memalsukan kartu tanda penduduk (KTP) dan ijazah. “KTP dia pinjam terus fotonya diambil dari ijazah orang lain,” katanya, Senin (8/6/2020).

Dhavid mengatakan, pelaku MT alias Sup kini harus mendekam di Polres Lombok Barat. Dia diancam dengan pasal 363 dan 366 KUHP tentang penipuan dengan ancaman lima tahun penjara. “Tersangka masih kita periksa untuk penyidikan lebih lanjut,” ucapnya.

Dhavid menuturkan, dari keterangan pelaku dan korban, keduanya berkenalan melalui media sosial.

Dari perkenalan tersebut mulai tumbuh rasa cinta sehingga keduanya pun memutuskan melanjutkan hubungan ke mahligai perkawinan. Mereka tercatat menikah sah secara agama pada Selasa, 2 Juni 2020 lalu dengan disaksikan oleh tokoh masyarakat.

Pernikahan sejenis ini terbongkar setelah korban, MH mengajak istrinya MT, untuk berhubungan intim. Namun, pelaku menolak dengan alasan datang bulan. Berapa hari kemudian, sang istri tiba-tiba meminta bercerai dan kabur dari rumah korban.

Korban sempat mencari istrinya di Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan. MH pun kaget saat bertemu dengan ketua RT di tempat tinggal istrinya, dia mendapatkan informasi jika sang pujaan hatinya yang telah dia nikahi itu ternyata seorang perempuan jadi-jadian alias seorang laki-laki.

MH yang mengetahui perempuan yang dia nikahi sejak empat hari lalu itu aslinya berjenis kelamin laki-laki, langsung melaporkan kasus dugaan penipuan ini ke pihak kepolisian.

Editor : Kastolani Marzuki

Follow Berita iNewsRegional di Google News

Bagikan Artikel: