Padang Pariaman Dilanda Banjir dan Longsor, Sejumlah Fasilitas Umum Rusak

Antara ยท Jumat, 17 Januari 2020 - 14:44 WIB
Padang Pariaman Dilanda Banjir dan Longsor, Sejumlah Fasilitas Umum Rusak
Warga melihat abrasi sungai dan jalan yang rusak akibat banjir di Korong Sungai Pingai, Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, Jumat (17/1/2020). (Foto: Antara)

PARIT MALINTANG, iNews.id – Sebagian wilayah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), dilanda bencana banjir dan tanah longsor, Jumat (17/1/2020) dini hari. Bencana ini mengakibatkan kerusakan fasilitas umum, jalan, dan bendungan untuk irigasi. Namun, tidak ada korban jiwa.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman, tanah longsor terjadi di Korong Batu Tabuah, Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging. Material longsor menutupi badan jalan.

“Akibatnya jalan menuju Kecamatan Sungai Limau lewat Batu Gadang tidak bisa dilalui,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Padang Pariaman Budi Mulya di Parit Malintang.

 

BACA JUGA:

Banjir dan Longsor di Padang Pariaman, 1 Orang Tewas 2 Luka-Luka

Banjir di Samarinda 3 Hari Belum Surut, Warga Butuh Bantuan Makanan dan Obat-Obatan 

 

Sementara banjir terjadi di Korong Sungai Pingai, Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang. Banjir membuat jalan menuju Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara via Sungai Pingai rusak parah sehingga tidak bisa dilalui kendaraan bermotor.

Banjir juga terjadi di Korong Kampung Koto, Nagari Koto Tinggi Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, dan merusak Bendungan Surau Belimbing.

“Ketiga bencana tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan yang mengguyur daerah itu,” kata Budi Mulya.

Sementara Kepala Subbagian Humas Polres Pariaman AKP Syafrudin memastikan, tidak ada korban jiwa akibat bencana yang terjadi di Kecamatan IV Aur Malintang maupun Kecamatan Sungai Geringging. Dia juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada.


Editor : Maria Christina