OTG, Istri dan Anak Pasien Positif Covid-19 di Halut Dievakuasi ke RSUD Ternate

Antara ยท Rabu, 22 April 2020 - 11:06:00 WIB
OTG, Istri dan Anak Pasien Positif Covid-19 di Halut Dievakuasi ke RSUD Ternate
Petugas kesehatan mengevakuasi warga untuk menjalani perawatan di RSUD Chasan Boesoerie Ternate, Maluku Utara. (Foto: Antara)

TERNATE, iNews.id - Istri dan anak pasien positif Covid-19 berinisial Z di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara (Malut), dinyatakan Orang Tanpa Gejala (OTG). Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 setempat telah mengevakuasi keduanya ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate.

Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Halut Deky Tawaris mengatakan, kedua OTG itu sebelumnya dikarantina di Hotel Bryken Tobelo sejak tanggal 18 April 2020.

"Kami telah mengevakuasi dan merujuk dua OTG ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate," kata Deky Tawaris di Ternate, Rabu (22/4/2020).

Istri dan anak dari pasien positif Covid-19 berinisial Z itu dicurigai terindikasi terjangkit Covid-19. Keduanya mempunyai kontak erat dengan Z selama lima hari berada di Tobelo.

Dia juga menyebutkan satu orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini tengah menjalani isolasi di RSUD Chasan Boesoirie Ternate dan tidak tercatat lagi pada status pasien di Halut. Pasien ini tercatat di Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah, karena awalnya yang bersangkutan diperiksa di kabupaten tersebut.

Deky mengatakan, selain itu, hari ini juga ada tambahan satu Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang berasal dari Kecamatan Galela Barat. Pasien berjenis kelamin laki-laki berumur 24 tahun tersebut mempunyai riwayat perjalanan dari Surabaya.

"Perkembangan data kasus hari ini ODP berjumlah 83 orang, OTG berjumlah 27 orang, PDP belum ada. Selanjutnya yang terkonfirmasi positif tidak ada," kata Deky Tawaris.

Untuk memutuskan rantai penyebaran Covid-19, Deky mengimbau agar masyarakat patuh dan menaati seluruh imbauan-imbauan yang telah disampaikan oleh pemerintah daerah. Selalu gunakan masker saat bepergian keluar rumah, rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun, dan selalu di rumah apabila tidak ada keperluan mendesak. Kemudian, selalu terapkan pola hidup sehat dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

"Untuk memutuskan rantai penularan Covid-19 ini merupakan tanggung jawab bersama lapisan masyarakat dan bukan hanya pemerintah daerah. Untuk itu, diharapkan agar masyarakat dapat patuh dan menaati imbauan pemerintah," katanya.

Editor : Maria Christina

Follow Berita iNewsRegional di Google News

Bagikan Artikel: