Orang dengan Gangguan Jiwa Mengamuk di Lhokseumawe, 2 Mobil Rusak Parah

Armia Jamil ยท Senin, 07 September 2020 - 06:23 WIB
Orang dengan Gangguan Jiwa Mengamuk di Lhokseumawe, 2 Mobil Rusak Parah
Orang dengan gangguan jiwa di Lhokseumawe mengamuk dan merusak mobil dengan memecahkan kaca. (Foto: iNews/Armia Jamil)

LHOKSEUMAWE, iNews.id - Seorang warga yang mengalami gangguan jiwa atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk sambil membawa parang di tempat keramaian di Kota Lhokseumawe, Aceh, Minggu (6/9/2020) sore. Akibat aksi pelaku, dua mobil mengalami rusak parah setelah kaca depan dan belakang dipecahkan dengan senjata tajam.

Pelaku diketahui bernama Boyhaqi (35) warga Desa Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Dia menenteng senjata tajam berupa parang saat beraksi.

Aksi pelaku terekam kamera saat memecahkankan kaca sebuah mobil Brio yang tengah terparkir di pinggir jalan. Sementara satu mobil lainnya berjenis Avanza dipecahkan oleh pelaku dengan senjata tajam ketika sedang melintas di jalan raya.

Selain dua unit mobil rusak, pelaku juga mengamuk di sebuah kafe kopi. Akibatnya, sejumlah meja di tempat ngopi tersebut rusak parah dan membuat pengunjung ketakutan.

Mengetahui hal tersebut, sejumlah warga berusaha menangkap pelaku karena aparat kepolisian belum tiba di lokasi. Setelah berhasil diamankan, pelaku diserahkan kepada petugas kepolisian yang tiba di lokasi.

Selanjutnya, pelaku dibawa ke Mapolsek Banda Sakti Lhokseumawe menggunakan mobil patroli polisi.

Anggota Reskrim Polsek Banda Sakti, Aiptu Zamzami mengatakan, korban mulai terlihat mengamuk pada Minggu (6/9/2020) siang. Saat itu, dirinya yang tengah berada tidak jaug dari lokasi, segera kembali ke Mapolsek Banda Sakti untuk memberitahukan peristiwa tersebut kepada rekan yang lain.

“Kami lantas menuju lokasi, dan terlihat masyarakat sudah ramai dan menangkap pelaku. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” katanya.

Keluarga dan perangkat desa pun telah mendatangi Mapolsek Banda Sakti dan membenarkan jika pelaku memiliki gangguan jiwa. Pelaku pun segera dibawa dengan ambulans menuju Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh.

“Keluarga mengakui, pelaku sudah beberapa kali dirawat di RS akibat gangguan jiwa,” katanya.

Akibat peristiwa ini, para pemilik mobil meminta ganti rugi kepada keluarga pelaku atas kerusakan yang ditimbulkan.


Editor : Umaya Khusniah