Ongkos Bus di Jambil Mahal, Pemudik: Apalah Arti Uang Dibanding Rasa Rindu

Azhari Sultan · Minggu, 02 Mei 2021 - 17:24:00 WIB
Ongkos Bus di Jambil Mahal, Pemudik: Apalah Arti Uang Dibanding Rasa Rindu
Ratusan pemudik memadati agen PO bus di Kota Jambi untuk pulang ke kampung halaman di Cilacap, Jateng, Minggu (2/5/2021). (Foto: MNC Portal/Azhari Sultan)

JAMBI, iNews.id – Ratusan pemudik asal Cilacap dan kota-kota lain di Jawa Tengah mulai meninggalkan Kota Jambi. Mereka mudik lebih awal menghindari larangan mudik yang berlaku mulai 6-17 Mei mendatang. 

Para pemudik juga tidak mempersoalkan naiknya harga tiket bus asalkan bias pulang ke kampung halaman dan merayakan Lebaran bareng orang tua maupun keluarga.

Pemudik asal Cilacap, Suharti mengaku, terpaksa mudik lantaran rasa rindu untuk ketemu orang tua dan keluarga di Pulau Jawa.

"Apalah arti uang dibandingkan tidak bisa ketemu sama orang tua, soalnya pulang ke sana dua tahun sekali," ungkapnya, Minggu (2/5/2021).

Selain itu, dirinya tidak keberatan dengan ongkos jasa angkutan penumpang Jawa-Sumatera yang melambung tinggi.

"Harga tiket dari Jambi ke Cilacap Rp700.000, ditambah biaya test rapid antigen Rp150.000," ujar Suharti.

Suharti juga mengaku tidak keberatan dengan ongkos mudik yang mahal, bahkan jika ongkos naik menjadi Rp1 juta per orang dari Jambi ke Pulau Jawa.

"Saya tidak masalah ongkos naik dibandingkan rasa rindu ingin ketemu orang tua dan keluarga di Pulau Jawa," katanya.

Sementara itu, mengantisipasi penyebaran Covid-19, para pemudik yang memadati PO bus di Kota Jambi harus menjalani test antigen. 

"Yang sudah melakukan antigen atau rapid test, boleh muat barangnya di bagasi," kata petugas.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: