Oknum Pegawai Imigrasi Mataram Diduga Peras WNA, Ini Respons Kemenkumham NTB

Harikasidi ยท Kamis, 22 Oktober 2020 - 15:34:00 WIB
Oknum Pegawai Imigrasi Mataram Diduga Peras WNA, Ini Respons Kemenkumham NTB
WNA di Gili Trawangan diduga jadi korban pemerasan oknum pegawai Imigrasi Mataram terkait izin tinggal. (Foto: iNews/Harikasidi)

MATARAM, iNews.id - Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) NTB mengancam akan memecat oknum pegawai imigrasi Mataram yang diduga memeras warga negara asing (WNA) terkait perpanjangan izin tinggal di Indonesia.

Kasus tersebut mencuat setelah seorang WNA yang tinggal di Gili Trawangan Lombok Utara mengaku menjadi korban percobaan pemerasan oknum pegawai imigrasi tersebut.

Kepala Bidang Intelijen, Penindakan, Informasi dan Saran Komunikasi Keimigrasian Kemenkumham NTB, Junior M Sigalingging.

Menurut dia, sanksi tegas berupa pemecatan akan diberikan terhadap oknum pegawai imigrasi Mataram jika benar terbukti melakukan pemerasan.

“Sejauh ini belum ada laporan resmi dari WNA yang jadi korban pemerasan. Masih kami selidiki,” katanya, Kamis (22/10/2020).

Terkait hal itu, Junior mendorong WNA yang menjadi korban untuk menempuh upaya hukum dengan melaporkan oknum pegawai imigrasi tersebut dengan memberkan bukti-bukti yang ada.

Kepala Kantor Imigrasi Mataram, Syarifulloh mengaku tidak akan main- main dengan kasus tersebut. “Jika terbukti (memeras), saya akan proses dan tandatangani surat pemecatan oknum tersebut,” katanya, Kamis (22/10/2020).

Dia menegaskan, langkah tersebut diambil untuk memperbaiki citra Kantor Imigrasi Kelas 1 A Mataram yang sebelumnya menjadi sorotan karena operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap sejumlah  pejabat imigrasi Mataram yang diduga memeras WNA untuk mengurus perpanjangan izin tinggal di Lombok.


Editor : Kastolani Marzuki