get app
inews
Aa Text
Read Next : Kronologi Siswa SMP di Siak Tewas Kena Ledakan Senapan Rakitan sat Ujian Praktik Sains

Oknum Guru di Siak Jadi Tersangka Kasus Tewasnya Siswa Kena Ledakan Senapan Rakitan

Selasa, 14 April 2026 - 17:25:00 WIB
Oknum Guru di Siak Jadi Tersangka Kasus Tewasnya Siswa Kena Ledakan Senapan Rakitan
Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar saat gelar perkara kasus ledakan senapan rakitan yang menewaskan siswa SMP saat ujian sains.

SIAK, iNews.id – Kepolisian Resor (Polres) Siak, Riau, menetapkan seorang oknum guru berinisial IP (35) sebagai tersangka kasus ledakan maut saat ujian praktik sains di SMP Islamic Center Siak. Insiden tragis ini mengakibatkan seorang siswa kelas sembilan meninggal dunia akibat terkena serpihan ledakan.

IP diduga lalai karena tetap mengizinkan siswanya memeragakan proyek berbahaya yang menggunakan bahan peledak di lingkungan sekolah. 

Berdasarkan hasil penyidikan, IP merupakan guru pembimbing dalam kegiatan praktik sains yang digelar pada 8 April 2026 lalu. 

Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar mengungkapkan, tersangka sebenarnya sudah mengetahui bahwa proyek senapan rakitan yang dibuat siswa tersebut menggunakan bahan yang berisiko tinggi menimbulkan ledakan. 

Bahkan, korban berinisial MAA (15) sempat menjelaskan bahan-bahan serta cara kerja proyeknya saat sesi presentasi. Namun, meski risiko sudah terpampang nyata, tersangka IP tetap memberikan lampu hijau untuk melakukan demonstrasi. 

Petaka terjadi saat demonstrasi berlangsung. Senapan rakitan tersebut tiba-tiba meledak hebat dan menghamburkan pecahan material ke berbagai arah. Malang bagi MAA, serpihan ledakan mengenai bagian wajah dan kepalanya dengan telak. 

"Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siak untuk mendapatkan pertolongan darurat. Namun, akibat luka yang sangat parah, nyawa remaja berusia 15 tahun tersebut tidak berhasil diselamatkan," kata kapolres saat konferensi pers, Selasa (14/4/2026).

Dalam mengusut tuntas kasus ini, penyidik Satreskrim Polres Siak telah memeriksa sedikitnya 16 orang saksi yang terdiri dari siswa, guru, hingga tenaga medis. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti penting dari lokasi kejadian.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut