Nyamar Perempuan di Medsos, Pria di Mataram Ini Tipu 40 Lelaki Hidung Belang

Antara · Selasa, 09 Juni 2020 - 00:30:00 WIB
Nyamar Perempuan di Medsos, Pria di Mataram Ini Tipu 40 Lelaki Hidung Belang
RH (30) perempuan jadi-jadian saat dimintai keterangan penyidik Polres Mataram Kota, NTB. RH sukses memperdaya 40 lelaki hidung belang. (Foto: Antara)

MATARAM, iNews.id – Puluhan lelaki hidung belang tertipu ulah RH (30) warga Dasan Agung, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam aksinya, RH menyamar sebagai perempuan dengan nama Mawar di media sosial itu mematok tarif Rp300.000 sekali kencan.

Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa mengatakan, dari keterangan sementara pelaku mengelak melayani nafsu birahi para pria hidung belang. "Dari pengakuannya, sudah 40 orang yang dia layani," katanya, Senin (8/6/2020).

Kepada polisi, RH yang menjual jasanya via online dengan menampilkan foto profil gadis di media sosialnya mengaku hanya melayani pijat. "Saya hanya memijat, saya menyesal," ujar RH.

Kemudian tarif untuk satu pelanggannya, RH membenarkan bahwa dirinya menawarkan harga Rp300.000

Dengan cara mengubah penampilan sebagai sosok seorang perempuan, RH melayani para pelanggan langsung dari kamar indekosnya.

Lalu, agar tipu muslihatnya tidak terbongkar, RH yang menyamar sebagai perempuan berjilbab hanya mau melayani para pelanggannya dengan kondisi kamar yang gelap.

Kemudian untuk foto profil dengan wajah seorang cewek, yang menjadikan dasar RH masuk dalam proses hukum di kepolisian ini, diakuinya milik teman sekolah ketika masih duduk di bangku SMP.

Pelaku mendapatkan foto tersebut via akun facebook cewek itu yang kini berstatus sebagai pelapor. Sekitar dua bulan sebelum ditangkap, foto profil cewek itu telah dia gunakan untuk menipu para pelanggannya.

Akibat perbuatannya, yakni mengakses foto pelapor tanpa izin dan menggunakannya untuk hal yang tidak lazim hingga mengakibatkan nama baik pelapor tercemar, RH terancam Undang-Undang Nomor 19/2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).


Editor : Kastolani Marzuki