Nelayan Pantai Matras Bangka Tolak Aktivitas Penambangan Pasir Timah di Laut

Endang Kurniawan ยท Kamis, 24 September 2020 - 18:59 WIB
Nelayan Pantai Matras Bangka Tolak Aktivitas Penambangan Pasir Timah di Laut
Aktivitas penambangan di perairan Pantai Matras, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung. (Foto: iNews/Endang Kurniawan)

BANGKA, iNews.id - Aktivitas penambangan pasir timah di perairan Pantai Matras, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung oleh pihak PT Timah beserta mitranya terus menuai penolakan oleh warga dan nelayan tradisional.
Warga dan nelayan tradisional beralasan, penambangan ini dapat merusak biota laut yang berimbas pada hasil tangkapan ikan.

"Kami sepakat untuk menolak terhadap segala bentuk aktivitas penambangan di perairan Pantai Matras. Sampai kapan pun, kami akan menentang hal ini," kata Redi, salah satu nelayan tradisional Pantai Matras, Kamis (24/9/2020).

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Asosiasi Penambang dan Pengolah Pasir Mineral Indonesia (Atomindo) Bangka Belitung, Darmansyah mengatakan, seharusnya pihak PT Timah melakukan kajian ulang terhadap aktivitas penambangan di perairan Pantai Matras. Ini mengingat di wilayah perairan tersebut banyak nelayan yang menggantungkan hidupnya di laut.

"Seharusnya perusahaan jangan terlalu memaksakan keinginan, pikirkan juga masyarakat yang ada di lokasi itu," ujar Darmansyah.

Atomindo Babel juga akan menyurati beberapa lembaga dan instansi, termasuk Greenpeace, untuk mendapat dukungan terhadap penolakan aktivitas tambang di laut tersebut.


Editor : Maria Christina