Musim Hujan, Banyak Warga di Lombok Timur Terserang DBD

Ramli Nurawang ยท Senin, 10 Februari 2020 - 14:16 WIB
Musim Hujan, Banyak Warga di Lombok Timur Terserang DBD
Bak penampungan air milik warga yang digunakan untuk menampung air hujan. (Foto: iNews/Ramli Nurawang)

LOMBOK TIMUR, iNews.id - Satu kampung di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) terserang demam berdarah dengue (DBD). Dinas Kesehatan setempat mencatat ada 87 warga di dinyatakan positif menderita DBD.

Warga Dusun Teanjah Anjah, Desa Pengkelak Emas, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur memang tinggal berdekatan dengan kandang sapi. Selain itu, warga di sini juga krisis air bersih.

Mereka harus membeli air lalu menyimpan di bak penampungan. Saat musim hujan, mereka juga menampung air hujan namun tidak menutupnya. Tempat inilah yang diduga menjadi sarang jentik nyamuk DBD.

Akibatnya, sebagian besar warga di wilayah ini terserang DBD. Banyak warga tiba-tiba mengalami demam tinggi sejak Kamis pekan lalu.

Menurut Ketua RT, Talib ada sekitar 100 Kepala Keluarga di wilayahnya. Saat ini ada sekitar 30 warga yang dirawat di Puskesmas Rensing. Namun masih banyak warga yang dirawat di rumah.

“Awalnya mereka panas badan,” katanya, Minggu (9/2/2020).

Kepala Puskesmas Rensing, Nurhayati membenarkan adanya 30 pasien yang dirawat. Namun tidak semuanya terkena DBD.

“Sebanyak 18 di antaranya dinyatakan posiitif terjangkit DBD,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, petugas sudah melakukan fogging dan gotong royong bersama warga untuk membersihkan lingkungan. Mereka juga melakukan sosialiasi dan fokus melakukan penanganan secara medis.


Editor : Umaya Khusniah