Menkes Terawan Tinjau Fasilitas Kesehatan di Kampung Stunting di Lombok Barat

Muzakir ยท Kamis, 05 Desember 2019 - 15:08 WIB
Menkes Terawan Tinjau Fasilitas Kesehatan di Kampung Stunting di Lombok Barat
Menkes Terawan Agus Putranto memberi bantuan kepada warga saat kunjungi Desa Tongkek, Desa Kuripan, Lombok Barat, NTB, Kamis (5/12/2019). (Foto: iNews/Muzakir)

LOMBOK BARAT, iNews.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto melakukan kunjungan ke Dusun Tongkek, Desa Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (5/12/2019). Dusun tersebut dikenal dengan sebutan kampung stunting karena masuk dalam daftar merah daerah dengan kasus anak kurang gizi.

Dalam kunjungannya, Terawan meninjau sejumlah fasilitas kesehatan yang dibangun di kampung itu sebagai upaya menurunkan angka stunting. Dia didampingi isrinya Ester Dahlia.

Terawan tersenyum saat melihat fasilitas kamar mandi serta cuci tangan umum yang disediakan pemerintah desa setempat. Mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto Jakarta tersebut juga menghadiri layanan posyandu yang digelar warga di sebuah rumah sederhana di sana.

Dia juga menyempatkan bercengkerama dengan warga hingga menyuapkan makanan ke salah satu anak. Acara tersebut diakhiri dengan pemberian bantuan langsung oleh Terawan kepada warga.

 

BACA JUGA: Stunting Sulit Diperbaiki jika Anak Sudah Lewati Usia 2 Tahun, Ini Pencegahannya

 

Pria kelahiran Yogyakarta itu menjelaskan bahwa kunjungannya ke Lombok merupakan bentuk intervensi medis dan program yang dicanangkan untuk menekan angka stunting. Dia beraharap angka stunting di Indonesia dan NTB khususnya terus turun sampai di bawah 20 persen hingga bebas kurang gizi pada 2024.

“Kami akan turun terus karena ini merupakan bentuk menjalankan program intervensi dan mencatat apa saja kebutuhan di masyarakat. Pak Bupati tadi menyampaikan angka stunting tinggi sehingga Kemenkes berkewajiban untuk melakukan intervensi. Dan dengan slogan “Lombok Bisa” saya rasa tujuan itu akan terlaksana,” ujar Terawan.

Terawan mengatakan siap menyinergikan berbagai program bantuan kesehatan di Lombok demi mewujudkan rencana bebas stunting tersebut. “Kalau dulu ada program bantuan Bank Dunia maka bisa disinergikan, program bantuan kan bisa dari mana-mana. Intinya adalah bagaimana menekan angka stunting,” katanya.

 

BACA JUGA: Dokter Terawan Kaget Ditunjuk Jadi Menteri Kesehatan, Ini 2 Fokus Utamanya

 

Sementara itu Kepala Desa Kuripan Hasbi berharap kunjungan Menkes itu bisa membuka mata pemerintah bahwa masih banyak masyarakat di desanya yang membutuhkan bantuan kesehatan untuk memberantas stunting. Menurutnya di tahun 2019 ini saja ada 281 kasus stunting di wilayahnya.

“Di desa kami baru 20 kepala keluarga yang menerima bantuan, masih banyak yang belum menerima. Kami berharap dibantu untuk menuntaskan ini secara maksimal,” ucap Hasbi.

Selain meninjau Dusun Tongkek, Terawan juga mengunjungi sejumlah fasilitas kesehatan lain di NTB. Seperti RS AD Mataram dan Detasemen Kesehatan Wilayah (Denkesyah) Mataram.


Editor : Rizal Bomantama