Meninggal karena Kecelakaan, Santri di Aceh Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Jamal Pangwa · Rabu, 05 Agustus 2020 - 06:31 WIB
Meninggal karena Kecelakaan, Santri di Aceh Dimakamkan dengan Protokol Covid-19
Ilustrasi pemakaman pasien dengan protokol Covid-19. (Foto dok iNews.id)

PIDIE JAYA, iNews.id - Seorang santri di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh yang meninggal usai menjadi korban kecelakaan dan dimakamkan dengan protokol Covid-19. Hasil rapid test korban reaktif Covid-19.

Korban yakni K (16) sempat dirawat di Rumah Sakit Teuku Chik di Tiro di Sigli usai mengalami kecelakaan pada Minggu (2/8/2020). Korban yang merupakan santri di salah satu pondok pesantren di Bireun itu mengalami kecelakaan bersama temannya, R (18) yang juga dirawat di rumah sakit yang sama.

Saat dirawat, keduanya menjalani rapid test dan diketahui hasilnya reaktif. Namun korban K tak bisa bertahan dan akhirnya meninggal dunia.

Korban dimakamkan dengan protokol Covid-19 karena hasil rapid test menunjukkan reaktif Covid-19.

Pemakaman dilakukan personel Polres Pidie Jaya. Semua personel yang memakamkan korban mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Warga pun dibatasi untuk tidak melayat korban ke rumah duka dan ke pemakaman.

Kendati dimakamkan dengan protokol Covid-19, Polres Pidie Jaya memastikan korban meninggal karena kecelakaan.

"Korban meninggal bukan karena virus melainkan luka dalam yang dialami saat kecelakaan," kata Kapolres Pidi Jaya AKBP Musbagh Ni'am, Selasa (4/8/2020)

Dia mengatakan, protokol pemakaman Covid-19 digunakan karena korban berdasarkan hasil rapid test reaktif Covid-19.


Editor : Reza Yunanto